Selasa, 07 Februari 2012

Petani "Tekor"..


“Ka sawah pangkuah balabiah, ka makan pinggan tak sadang”

Makna pertama bisa diartikan bak besar pasak dari pada tiang. Maksudnya besarnya modal sementara hasil nya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kalau versi saya sendiri lebih cocok menggambarkan kondisi pertanaman dengan pola pertanian konvensional saat ini yakni besarnya biaya produksi, sementara hasil panen tidak seimbang bahkan cenderung makin lama makin menyusut/ mengalami kemunduran (efek pemakaian pestisida/ saprodi kimia sintetis).

Makna lain menggambarkan kepemalasan namun banyak bicara yang mengakibatkan jatuh dalam pengangguran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemerintah Nagari Koto Gadang Perkuat Kelembagaan Tani

Rabu (4/2) Pemerintahan Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam melaksanakan pembinaan Kelompok Tani dan Perkumpulan Petani Pem...