Tampilkan postingan dengan label Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Herbal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Februari 2012

Khasiat Jus Mengkudu

Senyawa-senyawa Terpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh. Zat-zat terpen membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh.

Zat Anti-bakteri
Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri. Zat­-zat yang terdapat di dalam buah mengkudu telah terbukti menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Staphylo­coccus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.

Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (pathogen), yaitu: Salmonella dan Shigella. Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah mengkudu mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.

Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai basil samping proses metabolisme, yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam pada buah mengkudu.

Nutrisi
Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun mengkudu. Selenium adalah salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada mengkudu dan merupakan antioksidan yang hebat.

Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah mengkudu. Zat­-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia.

Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium, sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.

Zat Anti-kanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan zat-zat anti­kanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel­sel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan, Ternyata zat anti kanker pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.

Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan-­bahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16,000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat­-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan mengalami gangguan kesehatan.

Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.
Zat Pewarna
Kulit akar tanaman mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama morindon dan morindin.

Sumber

Kamis, 09 Februari 2012

Si Daun Kelor, Hanya Selebar Daunnya kah Manfaatnya?


Dunia tak selebar daun kelor...
 
Begitulah ungkapan yang kerap kita dengar dan tak asing di telinga kita. Misalnya saja kalau adik, teman atau saudara kita sedang patah hati seperti diputusin pacar. Hehe..

Oke. Sekarang kita lihat profil Si Daun Kelor, hanya selebar daunnya kah manfaatnya? Ini dia profilnya.
Kelor atau dengan nama laitin (Moringa oleifera) adalah tanaman perdu dengan tinggi lebih kurang 8-10 m. Daunnya yang mirip dengan daun katuk itu sendiri memang sekecil ungkapan yang disandangkan untuknya. Bentuk daunnya bulat telur, berwarna hijau dan susunannya majemuk. Kelor menghasilkan buah berbentuk memanjang lebih kurang 30 cm.

Tanaman ini dapat dijumpai samapai ketinggian di atas 400 mdpl. Kelor sendiri juga difungsikan sebagai tanaman pagar. Untuk asalnya sendiri, tanaman ini diduga berasal dari India yang kemudian menyebar ke wilayah tropika.

Nah, daun kelor ini ternyata mempunyai cukup banyak manfaat dalam bidang kesehatan. Yang jelas agak mengejutkan bahwa tanaman ini ternyata mengandung vitamin A yang tinggi dibanding wortel yang kerap diidentikkan sebagai obat matanya masyarakat luas. Dan ini dua kali lebih tinggi dari pada bayam dan tiga puluh kali lebih tinggi dari pada buncis.

Kandungan lain yang terdapat pada tanaman ini juga ternyata tak main-main. Kalsium 450 gr/100 gr-nya sementara untuk kandungan fosfor sekitar 70 gram dari 100 gram daun kelor. Itu untuk daunnya. Sementara bijinya juga mengandung minyak sekitar 30-40 %. Kandunga ini terdiri dari gliserida asam palmitat dan asam stearat.

Manfaat Kelor sebagai diuretik (peluruh) karena daun dan akarnya bersifat sebagai stimulan. Selain itu dengan pencampuran bersama kapur sirih, daun mudanya bisa dimanfaatkan sebagai obat linu, nyeri sendi sampai rematik. Daun kelor juga bisa dimakan sebagai lalapan maupun sayur sama dengan daun katuk.

Sirih, Khasiat Si Tanaman Merambat

Oleh : ICHSAN KURNIAWAN,SP
Piper betle L., begitu nama latin dari Sirih. Tanaman multiguna yang termasuk primadona dalam dunia medis ini.
Sirih snediri tergolong tumbuhan merambat. Daun Sirih berwarna hijau tua, sedang daun mudanya berwarna sedikit kekuningan. Tata letak daun berselang seling tersebar dengan tangkai daun penunmpu yang cepat rontok.
Buahnya buni dengan ujung bebas dan membulat, sedangkan bijinya berbentuk lingkaran.
Tanaman ini kerap dipakai sebagai tanaman pagar. Tanaman ini tampil merambat dengan sangat indah.
Di luar dari pada itu, Sirih sendiri merupakan tanaman obat yang mempunyai ragam khasiat. Daunnya sendiri mengandung minyak penguap (volatile fatty acid, candinen, chavicol, augeno metil eter, caryophylen dan etilbrenzcarthecin. Khasiat tanaman ini sebagai disinfektan yakni dengan merebus daunnya. Air rebusan tersebut dapat digunakan untuk mencuci vagina yang terkena infeksi.
Selain itu Sirih juga dikenal sebagai obat mimisan yang daunnya langsung disumbatkan pada hidung yang sedang mimisan. Sirih snediri juga bisa digunakan sebagai obat bisul. Daun yang ditumbuk dengan penamabahan sedikit garam dapat dioleskan pada bisul tersebut.

Sirih Merah
Beberapa waktu lalu, saya berjalan-jalan di pasar. Ketertarikan saya terhadap dunia herbal membuat saya ingin langsung melihat bagaimana ketersediaan tanaman obat di pasar tradisional. Di pasar tersebut saya mendapati jenis Sirih yakni Sirih merah yang ditawarkan dengan harga yang menurut saya cukup mahal. Satu lembarnya dihargai Rp. 5.000,- ,sementara satu pot untuk bibit dijual dengan harga Rp 25.000 – 30.000,-. Wah, mungkin karena produsennya tak seberapa, padahal kalau begini, Sirih merah bisa menjadi komoditi yang menjanjikan dalam agribisnis.
Sebenarnya apa sih kegunaan Sirih Merah. Mengapa ia begitu berharga? Berikut saya tampilkan bahasannya.

Dalam Dunia kesehatan , sirih umumnya termasuk sirih merah memiliki multifungsi untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Hal ini di percayai karena dalam sebuah penelitian mendapatkan bahwa banyak zat-zat yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit
Sirih merah sebagai tanaman obat multi fungsi

Sejak jaman dahulu tanaman Sirih Merah telah diketahui memiliki berbagai khasiat obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit, selain itu sirih merah memiliki nilai-nilai spiritual yang tinggi. Sirih merah digunakan sebagai salah satu bagian pen-ting yang harus disediakan dalam setiap upacara adat ”ngadi saliro”. Air rebusannya yang mengandung antiseptik digunakan untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan me-nyembuhkan penyakit keputihan ser-ta bau tak sedap.

Penelitian terhadap tanaman sirih merah sampai saat ini masih sangat kurang terutama dalam pengembangan sebagai bahan baku untuk bio-farmaka. Selama ini pemanfaatan sirih merah di masyarakat hanya ber-dasarkan pengalaman yang dilaku-kan secara turun temurun dari orang tua kepada anak atau saudara ter-dekat secara lisan. Di Jawa, ter-utama di Kraton Jogyakarta, tanam-an sirih merah telah dikonsumsi sejak dahulu untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bedasarkan pengalaman suku Jawa tanaman sirih merah mempunyai manfaat me-nyembukan penyakit ambeien, ke-putihan dan obat kumur, alkaloid di dalam sirih merah inilah yang berfungsi sebagai anti mikroba.

Selain bersifat antiseptik sirih merah juga bisa dipakai mengobati penyakit diabetes, dengan meminum air rebusan sirih merah setiap hari akan menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat yang normal. Kanker merupakan penyakit yang cukup banyak diderita orang dan sangat mematikan, dapat disembuh-kan dengan menggunakan serbuk atau rebusan dari daun sirih merah. Beberapa pengalaman di masyarakat menunjukkan bahwa sirih merah dapat menurunkan penyakit darah tinggi, selain itu juga dapat menyem-buhkan penyakit hepatitis.

 Sirih Merah dalam bentuk teh herbal bisa mengobati asam urat, kencing manis, maag dan kelelahan, ini telah dilakukan oleh klinik herbal senter yang ada di Jogyakarta, di mana pasiennya yang berobat sem-buh dari diabetes karena meng-konsumsi teh herbal sirih merah. Sirih merah juga sebagai obat luar dapat memperhalus kulit.

Secara empiris diketahui tanaman sirih merah dapat menyembuhkan penyakit batu ginjal, kolesterol, asam urat, serangan jantung, stroke, radang prostat, radang mata, masuk angin dan nyeri sendi
.

Kumis Si Meong yang Bermanfaat


Oleh : ICHSAN KURNIAWAN,SP

Kumis kucing (Orthosiphon stamineus Bth.) adalah tanaman jenis semak pendek dengan batang yang agak berkayu dan berbulu halus ini, daunnya berbentuk bundar telur, seidkit lonjong dan memanjang. Tepi daun bergerigi dan berbulu halus dan ujung dan pangkalnya meruncing. Mungkin tanaman ini tidak sepopuler tanaman obat umum lainnya yang dikenal baik pada semua kalangan, namun saya yakin bahwa tanaman ini untuk orang-orang tua zaman dahulu cukup dikenal misalnya nenek/ kakek kita.

Bicara bentuk bunga dari tanaman ini, bunganya ini tersusun dalam bentuk tandan dalam jumlah banyak, berwarna putih keungunan. Buahnya keras memamnjang dan berkerut halus.
Di negara kita sebenarnya sebarannya sangat luas mulai daerah pinggiran pantai (dataran rendah) sampai pegunungan (800 mdpl). Habitat tanaman ini adalah tempat yang agak ternaungi/ teduh dan tidak kering. Beragam nama disebut untuk Kumis kucing antara lain Daun Sunguik Kuciang (Sumatera Barat), Singkir (Jawa Barat), Songel Koceng (Madura) dan Remujung untuk daerah Jawa Tengah.

Saya masih ingat, waktu masih sekolah SD, nenek pernah mengatakan bahwa tanaman yang kebetulan juga tumbuh di halaman saya bahwa “Daun Sunguik Kuciang” ini daun obat. Saya juga sering melihat nenek mengambil daunnya untuk direbus kemudian diminum airnya. Lalu sebenarnya apa sih manfaat tanaman ini?

Manfaat Kumis Kucing
Tanaman ini mempunyai manfaat terutama segi medis. Kandungan minyak atsiri, glikosida ortosofonin, spofonin, asam organik, minyak lemak, zat samak dan garam kalium di dalamnya membuat tanaman ini di kalangan herbalis sudah tentu sangat diakrabi karena mengobati penyakit penyakit vital. Kencing batu dan ginjal merupakan dua di antara penyakit tersebut yang di kalangan ahli herbal direkomendasikan untuk dimanfaatkan sebagai obat. Sifat diuretik (peluruh) dari daunnya membuat tanaman ini benar-benar ampuh sebagai obat kencing batu yang biasanya ramuannya juga dicampurkan dengan tempuyung dan keji beling.

(Ichsan K, dari berbagai Sumber)

Manfaat Si Lidah Buaya

oleh : ICHSAN KURNIAWAN,SP

Lidah Buaya atau Aloe vera merupakan tanaman berduri yang berasal dari daerah kering di benua Afrika. Tamanan ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena khasiat dan manfaatnya yang luar biasa. Salah satunya kita bisa lihat di tivi. Aloe vera digunakan untuk bahan shampo.

Catatan sejarah yang ada menyebutkan bahwa Bangsa Mesir kuno telah mengetahui manfaat lidah buaya sebagai tanaman kesehatan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian!

Tidak hanya itu, seorang tabib dari zaman Yunani kuno yang bernama Dioscordes, menyebutkan jika salah satu manfaat lidah buaya yakni memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit. Misalnya radang tenggorokan, bisul, rambut rontok, wasir, dan kulit memar, pecah-pecah serta lecet.

Sebenarnya apa sih kandungan Lidah Buaya?
Tanaman Lidah Buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.

Tanaman Lidah Buaya memiliki beragam jenis. Setidaknya ada sekitar 200 jenis Tanaman Lidah Buaya yang telah diketahui. Dari ke 200 jenis tersebut yang paling bagus digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis Miller. Jenis ini setidaknya mengandung 72 jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Dari 75 zat tersebut terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.

Manfaat Daun Lidah Buaya
Daun lidah buaya memiliki banyak manfaat, baik sebagai obat maupun untuk kosmetik.

Lidah buaya merupakan tanaman yang cukup unik karena mengandung berbagai senyawa biologis aktif, seperti mannans asetat, polymannans, antrakuinon, dan berbagai lektin. Lidah buaya juga mengandung sekitar 75 jenis zat yang telah dikenal bermanfaat dan lebih dari 200 senyawa lain yang membuatnya layak digunakan dalam pengobatan herbal.

Zat-zat tersebut termasuk enzim yang membantu pencernaan dan mengurangi peradangan, semua jenis vitamin terkecuali vitamin D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, gula rantai panjang untuk menyeimbangkan kembali sistem pencernaan; saponin yang berfungsi sebagai anti-mikroba, dan 20 dari 22 jenis asam amino.

Berikut ini adalah sejumlah manfaat yang dapat Anda peroleh dari lidah buaya :
  1. Detoksifikasi. Jus lidah buaya adalah peluruh racun alami, tetapi juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang membantu tubuh kita mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Gangguan pencernaan. Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut serta iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam.
  3. Kesehatan mulut. Lidah buaya sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.
  4. Perawatan kulit. Fungsinya juga menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan, serta perbaikan dan peremajaan kulit. Lidah buaya mampu meredam rasa panas akibat terpapar sinar matahari, memperbaiki sel kulit yang rusak, dan merangsang pertumbuhan sel-sel baru.
  5. Diabetes. Setengah sendok jus lidah buaya yang diberikan selama 14 minggu terbukti mengurangi kadar gula darah sebesar 45 persen.
  6. Membantu gerakan usus. Aloe lateks mengandung antrakuinon glycosidesaloin A dan B yang bermanfaat sebagai obat pencahar yang kuat.
  7. Menjaga berat badan. Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurunkan berat badan.
  8. Kekebalan. Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
     
  9. Luka bakar. Gel lidah buaya dapat menyembuhkan dan memperbaiki kulit yang terkena luka bakar, termasuk luka bakar akibat paparan sinar matahari, 9 hari lebih cepat, dibanding pengobatan tanpa Aloe vera. Pada kasus luka bakar atau iritasi kulit, aloe vera dapat memberikan rasa sejuk, menyegarkan dan mengurangi peradangan pada kulit. Caranya, potong daging lidah buaya dan oleskan cairannya ke permukaan luka.
Ketombe. Lidah buaya dapat membantu mengurangi gatal dan ketombe. Lidah buaya juga bisa digunakan untuk perawatan rambut sebelum keramas.

Sumber 

Rabu, 08 Februari 2012

Manfaat Andrographis paniculata

oleh : ICHSAN KURNIAWAN,SP
Tanaman smabiloto (Andrographuis paniculata) termasuk family Acanthaceae. Tanaman sering ditemukan tumbuh liar di tempat terbuka, seperti tepi jalan, ladang, atau tanah kosong yang terbengkelai, juga di pekarangan. Daerah penyebarannya dari dataran rendah sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut.
Untuk pengembangbiakannya cukup gampang, petik buah yang sudah tua, ambil bijinya, dan semaikan.

Nama lain :

papaitan (Sumatera), ki oray, ki peurat, ki ular, takilo, bidara, sadilata, sambilata, takila (Jawa)

Tanaman ini mengandung :

Laktone: deoxy-andrographolide, andrographolide, 14-deoxy-11, neoandrographolide, 12-didehydroandrographolide, dan homoandrographolide. Flavonoid: alkane, ketone, dan aldehyde.

Kegunaan :

Tifus:

Petik 10-15 lembar daun sambiloto segar. Tambahkan air secukupnya dan rebus hingga mendidih. Untuk mengatasi rasa daun yang amat pahit, sewaktu meminum dapat dicampur dengan madu.

TBC paru-paru:

Daun sambiloto segar dikeringkan, lalu digiling halus hingga menjadi bubuk. Setelah itu, ditambah sedikit madu dan dibuat bulatan-bulatan pil berdiameter sekitar 0,5 cm. Sebaliknya pil ini diminum dengan air matang 2-3 kali sehari. Sekali minum dapat 15-30 pil.

Batuk rejan atau pertusis:

Tiga lembar daun sambiloto diseduh dengan air panas dan tambahkan sedikit madu. Minum larutan ini 3 kali sehari.

Kencing nanah:

Petik 3 batang sambiloto berikut daun-daunnya. Cuci bersih lalu rebuslah dengan 4 gelas air minum hingga tersisa 2,25 gelas saja. Dinginkan air terlebih dahulu, baru disaring. Jika hendak diminum tambahkan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

Demam:

Daun sambiloto segar ditempelkan ke badan atau dahi penderita.

Penambah nafsu makan:

Siapkan daun sambiloto 10 helai. Selain itu, siapkan pula kulit dan batang tanamannya sebanyak 50 g. Bahan-bahan ini dicuci hingga bersih, kemudian rebus dengan 3000 cc air. Airnya cukup diminum segelas sehari. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan sedikit madu.

Hidung berlendir, sakit gigi:

Sebanyal 9-15 g tanaman segar direbus dan lainnya diminum.

Obat tetes telinga:

Tanaman segar dilumatkan dan diperas airnya. Teteskan air tersebut ke telinga.

Manfaat Buah Lengkeng

Dimocarpus longan (lengkeng) merupakan tanaman buah-buahan yang berasal dari daratan Asia Tenggara. Tanaman yang muncul di daratan China ini merupakan keluarga buah rambutan dan leci. Dalam bahasa Mandarin, lengkeng disebut ?ong ya guo? atau ?long yan? yang berarti mata naga. Sementara di Indonesia buah ini populer dengan sebutan ?mata kucing?.

Daging buahnya berbentuk bulat, berwarna putih bening, dan mengandung banyak air. Di tengah daging buah terdapat biji berwarna hitam atau cokelat tua. Daging buah lengkeng mengandung banyak zat gizi yang penting untuk kesehatan dan kesegaran tubuh. Ada sukrosa, glukosa, protein (nabati), lemak, vitamin A, vitamin B, asam tartarik, dan senyawa fitokimia (kimia tumbuhan) lain yang berguna bagi kesehatan.

Kombinasi senyawa-senyawa fitokimia ini melahirkan berbagai khasiat, antara lain, mengendurkan saraf. Buah ini memberikan rasa tenang sehingga berkhasiat mengatasi rasa gelisah, susah tidur, dan sulit berkonsentrasi.

Kandungan fitokimianya berfungsi untuk mengendurkan saraf-saraf alias bisa memberikan efek penenang. Jadi, bagi anak kecil yang sulit tidur, makanlah kelengkeng. Gejala kecemasan (anxiety) atau pun sulit tidur dapat dikurangi dengan mengonsumsi lengkeng,? jelas Yunita, STP dari Herbal Nutrition Club Bandung, Dago Plaza, Bandung.

Lengkeng memiliki efek sedatif (menenangkan) yang dapat mengurangi debaran jantung yang terlalu keras. Lengkeng juga mengandung karbohidrat kompleks (sukrosa) dan glukosa sehingga bisa meningkatkan energi, menambah tenaga, mengurangi rasa lapar, hingga meningkatkan stamina.

?Protein yang dikandungnya pun dapat membantu menyehatkan usus dan memperbaiki proses penyerapan makanan hingga melancarkan buang air kecil,? terang lulusan IPB ini.

Buah lengkeng juga dapat memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan, dan menambah tenaga. Karena itu, buah ini sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam proses pemutihan stamina setelah sakit. Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi buah ini? Tergantung dari setiap tujuan dari manfaat apa yang akan diambil dan resistensi seseorang terhadap senyawa gula. Mungkin ada pembatasan konsumsi gula untuk pengidap penyakit tertentu, seperti diabetes dan sebagainya,? terangnya.

Menurutnya, sebaiknya orang mengonsumsi buah lengkeng setiap hari sebanyak 250 gr (seperempat) buah lengkeng segar. Untuk mengatasi kecemasan (anxiety) dan susah tidur/gelisah, setiap hari minumlah 1 sendok makan saripati lengkeng (cairan atau sirup). Caranya, ambil 500 gr daging lengkeng segar dan 500 gr gula pasir, didihkan dalam air kurang lebih 500 ml, dan aduk hingga kental.

Lengkeng juga dapat mencerahkan mata dan menjaga kesehatan kulit (wajah). ?Dampak negatif untuk orang pada umumnya tidak ada jika mengonsumsi kelengkeng secara berlebihan,? imbuhnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya lengkeng adalah buah-buahan penambah energi yang memiliki kandungan fitokimia, sehingga aman dikonsumsi, kecuali oleh orang yang mengidap penyakit degeneratif seperti gula.

Selain daging, akar, daun, dan bijinya juga bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit. Akar lengkeng bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah. Daun kelengkeng sebagai antiradang dan peredam demam. Dan bijinya bisa digunakan untuk menyembuhkan luka bakar.

Link Sumber

Selasa, 07 Februari 2012

Manfaat Jinten Hitam (Habbatussauda)



Jinten hitam merupakan tanaman herbal yang tergolong rempah. Jinten hitam adalah tanaman herba yang berkhasiat sebagai obat tradisional, jinten hitam ini juga bisa disebut habatussauda. Tanaman ini sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat, bahkan terlah terpopuler di Dunia.
Tanaman herbal ini dimanfaatkan untuk obat tradisional yang telah dipasarkan dimana-mana, yang dibuat diwujudkan kapsul dan juga ada yang berwujud minyak, disebut minyak habatussauda
Nah, jintan hitam atau habbatussauda yang dimaksud disini, sama sekali tidak mirip dengan jintan yang biasa digunakan untuk bumbu dapur tersebut, baik dalam bentuk, rasa, maupun kegunaannya. Karena itu, anda jangan sampai salah memahami dan mengira bahwa keduanya adalah sama.
Meski bentuknya kecil dan warnanya hitam, habbatussauda ternyata memiliki begitu banyak khasiat dan manfaat. Dan kalau ditelusuri dari sejarahnya, habbatussauda ini ternyata sudah dikenal dan dipakai oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu.
Salah satu alasan yang menjadi dasar keyakinan akan khasiat dari habbatussauda ini antara lain adalah sabda (hadits) dari Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan untuk menggunakan habbatussauda sebagai obat. Sabda atau hadits shahih yang dijadikan dasar penggunaan habatussauda adalah sebagai berikut:
Dari Khalid bin Sa’ad, dia berkata: “Satu ketika aku keluar bersama Ghalib bin abjar. Di tengah perjalanan dia jatuh sakit. Sesampainya kami di Madinah, Ghalib tetap sakit. Ketika Ibnu Abu Atiq menjenguknya, dia menyarankan pada kami: “Carilah habbatussauda, ambil sebanyak lima sampai tujuh biji, lalu tumbuklah sampai menjadi lembut. Setelah diberi sedikit minyak, teteskanlah pada bagian hidung dan bagian-bagian tubuh yang lain.
Soalnya A’isyah ra. pernah bercerita kepadaku bahwa ia mendengar Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya Habbatussauda ini merupakan penyembuh dari segala macam penyakit, kecuali As-sam”. Saat aku tanyakan, kata A’isyah, “apa itu As-sam?”, Rasulullah menjawab “As sam ialah kematian”.
{Hadits riwayat Bukhari, Bab Habbatussauda, jilid 7 hal 479, penerbit CV. Asifa Semarang}
Jika Rasullullah saja menganjurkan untuk menggunakan habbatussauda sebagai pengobatan, maka tidak heran jika habbatussauda ini juga tercantum dalam kitab Al-Tibb al-Nabawi (Pengobatan cara Nabi).
Namun habbatussauda bukan hanya milik dan untuk orang Arab saja, khasiat dan manfaat habbatussauda telah lebih dulu diketahui dan digunakan oleh orang-orang Mesir, Yunani, dan India. Hal ini terbukti dengan ditemukannya minyak habbatussauda di dalam Tutankhamun atau pekuburan raja-raja Mesir kuno.
Dan setelah dilakukan penelitian lebih jauh, ternyata minyak dari habbatussauda tersebut dipakai oleh para tabib pribadi raja-raja Mesir (Fira’un) sebagai obat untuk mengatasi gangguan pencernaan. Selain itu, Ratu Cleopatra dan Nefertiti juga menggunakannya untuk merawat dan mempertahankan kelembuatan kulit.
Bukan cuma didalam hadist saja habbatussauda ini pernah disebutkan, didalam Kitab Perjanjian Lama-pun (Isaiah 28:25,27NKJV), terdapat bagian yang menjelaskan tentang cara memanen habbatussauda.
Hipocrates, yang dianggap sebagai bapak ilmu kedokteran modern, juga merekomendasikan penggunaan habbatussauda sebagai bahan untuk membangkitkan vitalitas dan energi di dalam tubuh, serta untuk mengatasi berbagai gangguan akibat kelelahan secara fisik maupun mental.
Di Persia, tabib Ibnu Sina (980-1037), yang dikenal dunia Barat dengan nama Avicenna, juga pernah memuji-muji habbatussauda. Hal ini bisa dibuktikan dengan ditemukannnya bab yang khusus membahas habbatussauda di dalam bukunya “The Canon of Medicine”, buku yang dianggap sebagai tonggak paling bersejarah dalam ilmu pengobatan.
Ibnu Sina memuji habbatussauda sebagai obat yang bisa membangkitkan energi dalam tubuh dan mampu menghilangkan rasa letih dan lesu. Di dalam bukunya tersebut, Ibnu Sina juga menganjurkan habbatussauda untuk mengatasi berbagai penyakit, antara lain demam, sakit kepala, sakit gigi, flu, penyakit kulit, luka, iritasi, sebagai obat anti-jamur, obat cacing, dan parasit.
Tidak hanya itu, jauh di bagian timur, tepatnya di India, habbatussauda yang dikenal dengan nama Kalonji, telah digunakan selama berabad-abad. Para tabib di India memanfaatkan habbatussauda untuk memperbaiki dan meningkatkan fungsi pencernaan di dalam tubuh.
Selain itu, didalam sistem ilmu pengobatan tradisionalnya, yang disebut dengan Ayurveda, orang India juga memanfaatkan habbatussauda untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan gangguan saraf, anorexia, dan juga berbagai masalah yang berhubungan dengan kandungan.
Dengan begitu banyak bukti dan sejarah, membuat para ilmuwan modern menjadi penasaran dan tertarik untuk menyelidiki kebenaran dari khasiat habbatussauda. Dan sejak tahun 1959 saja, setidaknya ada lebih dari 200 penelitian yang pernah dilakukan.
Pada tahun 1959 misalnya, dua orang peneliti terkemuka dari Mesir, yaitu Mahfouz dan El-Dakhakhny, melakukan penelitian yang bertujuan untuk mencari tahu unsur-unsur apa saja yang terdapat didalam habbatussauda. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa setidaknya terdapat dua unsur penting didalam habbatussauda, yaitu nigellone dan thymoquinone.
Nigellone adalah zat yang berkhasiat untuk mencegah terjadinya kejang otot, dan melebarkan saluran pernapasan. Bukti ini menguatkan fakta bahwa memang benar habbatussauda berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan gangguan otot dan pernapasan.
Selain itu, Nigellone yang bersifat antihistamin ini, juga sangat membantu untuk mengatasi berbagai gangguan akibat allergi. Sedang thymoquinone memiliki khasiat antiradang dan juga anti nyeri (analgesik). Senyawa ini merupakan antioksidan yang sangat ampuh dan efektif untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
Penelitian lain juga menyimpulkan bahwa ternyata habbatussauda memang bersifat anti mikroba, hingga sangat efektif untuk memberantas cacing yang berada dalam saluran pencernaan. Bukan itu saja, penelitian yang dilakukan di Jordania dan Amerika Serikat juga menyimpulkan bahwa ternyata nigellone dan thymoquinone yang terdapat didalam habbatussauda juga bersifat anti leukemia.
Penelitian-penelitian lainnya juga ikut memperkuat hasil-hasil penelitian sebelumnya, dan menyimpulkan bahwa kedua unsur yang terdapat di dalam habbatussauda tersebut memang sangat membantu untuk meningkatkan system kekebalan tubuh, dan mengobati berbagai gangguan pernapasan, seperti asma dan batuk.
Dari hasil berbagai penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa habbatussauda ternyata mengandung lebih dari 100 unsur kimia alami penting yang sangat diperlukan oleh tubuh, antara lain:
  1. Oleat (Omega 9) – merupakan unsur penting dari keluarga Omega yang memiliki asam lemak tak jenuh tunggal atau Mono Unsaturated Fatty Acid (MUFA), memiliki khasiat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
  2. Linoleat (Omega 6) dan Linolenat (Omega 3) – memiliki peranan yang penting di dalam tubuh. Hal ini diketahui berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap orang-orang Eskimo yang banyak makan ikan. Omega-6, Omega-3, dan Omega-9, terbukti berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh, serta berfungsi untuk mencegah berbagai penyakit kronis.
  3. Minyak-minyak volatile atau minyak esensial – minyak yang telah digunakan sejak zaman purbakala untuk meningkatkan cita rasa makanan, maupun sebagai obat antibakteri, antioksidatif, dan fungisida.
  4. Fitosterol – yang memiliki kemampuan untuk berkompetisi dengan kolesterol dalam hal penyerapannya di dalam usus. Hal ini mengakibatkan berkurangnya kolesterol yang terserap. Selain itu, juga berfungsi mencegah terjadinya kanker.
  5. Alkaloid (Nigelleine dan Nigellamine-n-oxide)
  6. Asam-asam Amino
  7. Didalam setiap bijinya, habbbatussauda mengandung protein sebanyak 21%, karbohidrat 35%,lemak 35-38%, monosakarida dan polisakarida non-starch. Monosakarida adalah bentuk sederhana dari karbohidrat atau disebut juga sebagai “gula sederhana”. Sedangkan polisakarida non-starch merupakan sumber yang berguna untuk serat diet.
  8. Habbatussauda juga mengandung Arginin yang berperan penting dalam masa pertumbuhan.
  9. Analisis kimia lanjutan menemukan bahwa biji habatussauda juga mengandung karotin, yang kemudian diubah oleh liver menjadi vitamin A.
  10. Biji habbatussauda juga mengandung kalsium, zat besi, sodium, dan potassium. 11. Kandungan lain yang terdapat didalam habbatussauda yaitu: Thymoquinone (TQ), Ditiymoquinone (DTQ), Thymohydroquinone (THQ), Thymol (THY).
Begitu besar khasiatnya, hingga layak jika habbatussauda ini diberi sebutan sebagai “Habbatul baraka”, atau biji yang membawa berkah, karena memang dia hadir untuk membawa keberkahan bagi yang memanfaatkan-nya. Berikut ini beberapa hasil penelitian yang melaporkan keberkahan yang terdapat di dalam habbatussauda:
  • • Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh (imunitas) terhadap penyakit. (U.S Patents Sections, Antiviral Agents Buletin #5,482,711)
  • Menstimulasi sumsum tulang dan sel imun, melindungi sel normal melawan virus, sel-sel tumor, dan memacu produksi sel Limposit B. (Cancer Immunobiology Laboratory, South Carolina, USA)
  • Habbatussauda mempunyai peranan penting daiam penyembuhan kanker, AIDS, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. (Saudi Pharmaceutical journal tahun 1993 oleh Dr. Basil Ali dan rekan-rekannya dari College of Medicine, King Faisal University)
  • Habbatussauda memiliki aktifitas Antibiotik (Pakistan Journal Pharmacy) dan aktifitas Antihistamin/antialergi, dengan kandungan Cristaline nigellone (Study Nirmal chakravarty,M.D), juga mempunyai aktifitas Antimycotic (anti jamur), antioxidant, dan Bronchodilating effect (anti asma) (Study Blackseed Oil on Human, American scientist).
Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Minyak yang dibuat dari Nigella dapat mengisolasi dithymoquinone, minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari Volatile Nigella.
Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma bronchial. Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD pada tahun 1993, membuktikan kristal dari negellone memberi efek suppressive. Kristal-kristal ini dapat menghambat proteinkinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin.
Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich, ia melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi.
Hasilnya cukup meyakinkan, 70% yang menderita alergi terhadap debu, serbuk, jerawat, dan asma sembuh setelah diberi minyak Nigella. Dalam praktiknya, DR. Schleincher memberi resep Nigella ke pasiennya yang menderita infuenza.
  • Habbatussauda terbukti dapat melawan kanker dengan aktifitas Anti-Angiogenic (International Immunobiology Research Laboratory, South Carolina, USA)
  • Menurunkan kadar Gula darah pada penderita Hiperglikemi/Diabetes (Institute of Indigenous Medicine, University of Colombo)
  • Menurunkan kadar Kholesterol darah pada penderita Hipercholesterolemia (Institute of Indigenous Medicine, University of Colombo)
  • Memiliki khasiat Haemopoetic, anti anemia agent (Institute of Indigenous Medicine, University of Colombo)
  • Memiliki aktifitas Hipotensive (menurunkan Tekanan Darah Tinggi)(Al Tahir)
  • Meningkatkan produksi ASI (University of Patchefstroom)
  • Memiliki aktifitas Antiradang (Pharmacology Research Laboratories, Departement of Pharmacy, Kings College, London)
  • Efek Antibiotiknya berkhasiat melawan kuman E.coli (penyebab diare), E.histolytica (Penyebab Amoebiasis), M.pyogenes (penyebab abses/bisul), B.subtilis, D.pneumoniae (penyebab radang Paru), Sal.typhi & paratyphi (penyebab Typhus), Shigella boydi,sonnie dan Sh.dysentriae (penyebab Dysentry), B.anthracis (penyebab penyakit anthrax), Staph.albus, Staph.aureus (penyebab macam-macam infeksi dan radang) (Barghava and Chauhan and Agarwal et.al) Vibrio cholera (penyebab kolera) (Ferdous et.al)
  • Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan Dengan kandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3), Nigella merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Nigella juga memperbaiki peredaran darah ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.
Dengan semua unsur yang terkandung didalamnya, maka ketika berada didalam tubuh, secara umum habbatus-sauda akan bekerja dengan cara :
  • Bersifat medical atau mengeluarkan sumber-sumber penyakit.
  • Membuat tubuh menjadi rilex agar dapat beristirahat dan memulihkan tenaga.
  • Bersifat prepare dengan cara melakukan perbaikan-perbaikan sel dalam tubuh.
  • Bersifat refunction atau mengembalikan fungsi-fungsi organ dan memperlambat proses penuaan.
Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa dalam hal memperkuat sistem kekebalan tubuh, habatussauda adalah satu-satunya obat herbal yang memiliki dua kemampuan istimewa, yaitu untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit.
Secara singkat, jika dikonsumsi secara rutin dan terus menerus, habbatussauda akan memberikan banyak manfaat, antara lain:
  • Meningkatkan stamina, vitalitas dan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
  • Melancarkan peredaran darah dan mencegah penyumbatan pembuluh darah.
  • Menstabilkan/menormalkan kolesterol, tekanan darah, kadar gula darah dan kadar asam urat serta meningkatkan kinerja jantung.
  • Membantu dan mengobati masalah pencernaan seperti maag, mules, kembung dan masuk angin serta mengatasi masalah pernapasan.
  • Meremajakan sel-sel tubuh, menunda proses penuaan.
Habbatussauda, baik yang berbentuk olahan maupun murni, secara prinsip akan sangat membantu proses bagi penyembuhan secara alamiah, maupun untuk menjauhkan segala macam penyakit, tanpa mengganggu dan merusak fungsi-fungsi organ dan keseimbangan alami didalam tubuh.
Saat mulai mengkonsumsi habbatussauda, pada sebagian orang akan muncul efek-efek penyembuhan. Efek-efek penyembuhan ini menyebabkan tubuh menjadi tidak nyaman. Efek-efek ini adalah sebagai bukti dan tanda bahwa sedang terjadi proses pembuangan racun (detoksifikasi) yang berada didalam tubuh.
Pada sebagian orang, akan muncul beberapa gejala, misalnya:
  • Pada wanita ada yang mengalami keputihan atau munculnya jerawat
  • Muncul gatal-gatal pada penderita asma (atau penyakit alergi lainnya)
  • Muncul rasa sakit (pegal-pegal) di pinggang, kaki, atau tangan
  • Seakan-akan sejarah penyakit yang lama muncul kembali
  • Diare
  • Sering buang air kecil
  • Sejala demam atau flu
  • Sakit kepala atau migraine (umumnya pada perokok dan peminum alkohol)
  • Mual-mual atau kembung; lesu
  • Banyak mengeluarkan dahak atau lendir
  • Gangguan emosional
Efek penyembuhan ini tidak berlangsung lama, akan berakhir 2-3 hari, tergantung dari kondisi kesehatan dan daya tahan yang bersangkutan. Tapi tidak semua orang yang mengkonsumsi habbatussauda akan mengalami gejala ini, itu sangat tergantung dari daya tahan tubuh dan jenis penyakit yang dimiliki.
Habbatussauda akan memberi hasil yang optimal bila diminum dalam keadaan perut kosong. Karena itu dianjurkan untuk minum Habbatussauda minimal setengah jam sebelum makan, kecuali bagi penderita maag minumnya 2 jam setelah makan.
Sumber  :  belajar-yok.blog spot.com

Profil Sang Pereda Demam


Oleh : Ichsan Kurniawan

Demam sebenarnya merupakan bentuk reaksi perlawanan tubuh terhadap bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh manusia. Namun demam khusus untuk balita sering menjadi masalah urgen karena suhu badan yang terlalu tinggi (di atas 40 derjat celcius) dapat menimbulkan masalah serius seperti step.

Akhir-akhir ini pemebrian obat (sintetis) atau yang lebih populer digunakan seperti paracetamol untuk anak maupun orang dewasa mulai dirasa kurang baik karena justru menimbulkan masalah baru juga efek samping. Lanatas bagaimana dengan herbal. Adakah tanaman/ hasil tanaman yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam pengobatan demam? Dan bagaimana Rasulullah SAW di masanya mengobati demam tersebut. Berikut beberapa tanaman yang berkhasiat dan berperan penting dalam solusi masalah ini.

Semangka (Citrullus vulgaris)

Kita semua tak ada yang mengenal buah ini. Semangka merupakan salah satu buah favorite yang disajikan dalam keluarga. Buah ini pun bukanlah buah yang sulit untuk ditemukan dan ditemukan tumbuh meratakan di bagian wilayah Indonesia.
Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang jenius. Khasiat buah ini sebagai obat demam tak main-main. Secara ilmiah semua bisa dibuktikan.

Dalam riwayat Abu Daud & At-Tirmidzi Rasul SAW pernah memakan semangka dengan kurma muda yang telah dimasak, Beliau bersabda “Panas di buah ini dinetralisir oleh unsur dingin di buah ini” sambil menunjukkan kedua buah tersebut.

Secara ilmiah semangka bersifat dingin dan basah. Daging buahnya rendah kalori dan mengandung hampir 94% air. Kandungan protein di dalam semngka sebesar 0,5%, sementara karbohidrat 5,2%, kandungan lemak 0,1%, abu 0,5%, serta kandungan serat sekitar 0,2%. Kandungan lain yang terdapat dalam buah ini yang juga bermanfaat bagi tubuh yakni vitamin A, B, dan C.

Semangka juga mengandung asam amino sitrulin, asam amino asetat, asam malat, asam fosfat, arginin, likopain, karoten, bromin, natrium, batain, kalium, fruktosa, lisin, dekstrosa dan sukrosa.

Buah ini bisa dipakai dalam penurunan demam yakni dengan mengkonsumsi semangka segar sebanyak 0,5-1 kilo gram. Sebaiknya dilakukan 2-3 kali sehari.

Mentimun (Cucumis sativus)

Mentimun ini pasti juga sudah sangat kita kenal. Yup ini adalah jenis sayuran yang kerap ita jumpai. Ada yang menjadi pelengkap pada nasi goreng. Ada yang menjadikannya sebagai temannya lalapan kalau kita makan pecel lele/ ayam. Selain itu banyak yang mengkonsumsinya dalam bentuk segar atau di jus untuk tujuan obat karena kandungannya sangat beragam dan bermanfaat untuk kesehatan.

Dari hadist bahwa dari Abdullah bin Ja’far diriwayatkan bahwa “Rasulullah biasa menyantap mentimun dengan kurma masak”(HR Tirmidzi).

Mentimun sendiri mengandung beragam zat yang sangat berguna bagi tubuh di antaranya zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C fosfor, magnesium, dan kalsium. Sementara sifat asalnya dingin dan basah sehingga sama seperti semangka baik untuk pereda panas. Kandungan unsur utama yakni protein 0,65%, lemak 0,1% dan karbohidrat sekitar 2,2%.

Dalam perannya sebagai pereda panas tentu konsumsi segar atau dalam bentuk jus mentimun sangat efektif membantu meredakan demam. Selain itu parutan mentimun ini juga kerap dijadikan sebagai media pemindah panas (pengompres) ketika panas.

Labu Air (Lagenaria leucantha R.)

Pada konsep dasarnya panas pada demam diatasi dengan air/ cairan. Maka dari itu tentunya komoditi komoditi yang menjadi pereda panas juga mempunyai sifat dasar basah dan dingin.

Satu lagi komoditi yang juga bermanfaat dan bahkan disebut dalam Al-Qur’an secara langsung. Labu air. Komoditi ini ternyata juga mempunyai sifat dasar yang dingin dan basah dan berperan dalam membantu meredakan demam.

“....Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu...” (Ash-Shaaffat : 146)

Selain sifat dasar di atas labu air mengandung kalsium, zat besi dan vitamin C. Dalam penggunaannya sebagai pereda demam, labu dapat diparut dan diaperas utnuk diambil airnya. Dengan meminum 2-3 x sehari dapat membantu meredakan demam

Senin, 06 Februari 2012

Wanita Hamil dan Buah Kurma

Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata:

“Tidak ada makanan dan obat yang dimakan oleh perempuan yang sedang hamil lebih utama dari buah korma yang segar (rathab), karena Allah azza wa jalla berfirman kepada Siti Maryam: ‘Goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu’(Maryam: 25-26). Hadis ini bersumber dari Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa). (Mustadrak Al-Wasail 2: 619, hadis ke 3)

Buah Kelapa untuk Bumil

Rasulullah saw bersabda:
“Berilah makanan istrimu yang sedang hamil buah kelapa, karena ia dapat menjadi sebab anakmu berakhlak baik.” Hadis ini bersumber dari Sayyid Ar-Rawandi (Mustadrak Al-Wasail 2: 619, hadis ke 2)

Khasiat Teh Rosella/ Calyx Rosella

Teh Rosella / Calyx Rosella bermanfaat menurunkan tekanan darah. Mekanisme kerjanya (senyawa aktifnya membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat fiskositas (kekentalan) darah, dengan begitu kerja jantung memompa darahpun semakin ringan dan otomatis tekanan (darah) rendah. Semua itu tak lepas dari peran asam organic polisakarida dan flafonoid yang terkandung di dalamnya.

Bubuk/biji anggur: mengandung antioksida sebagai anti oksidan yang sangat tinggi sehingga cocok untuk pencegahan Osteoporosis dan menunda Menopause.

Tahun 1962, Syaraf Ilmuwan Senegal mengumumkan bahwa Extrak Rosella dan Apel berfungsi sebagai anti pasmodeo. Anthalmetic dan Antibakteri sementara uji praklinis pada unggas menunjukkan bahwa Extrak Sari Rosella menurunkan tingkat Obsorsi alkohol dalam tubuh, merupakan penyembuh favorit bagi pecandu alkohol dan mengurangi ketergantungan obat-obatan, karena itu di Amerika, Food and Drug dalam Nutrion merekomendasikan Extrak Callyx Rosella sebagai penawar peminum alkohol.

Manfaat lain dari teh merah sebagai berikut :

1. Membantu menurunkan hipertensi & kolesterol
2. Membantu menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes
3. Bersifat menetralkan racun alias detosifikasi
4. Membantu mengurangi panas dalam & sembelit
5. Membantu meredakan pusing / migrain
6. Membantu menyeimbangkan berat badan & menghaluskan kulit
7. Menormalkan darah rendah atau darah tinggi
8. Mencerdaskan otak
9. Menyehatkan mata
10. Meredakan batuk kronis
11. Menurunkan suhu badan
12. Maag menahun
13. Mengurangi kecanduan narkoba
14. Mebambah gairah SEX dan bikin tambah lama
15. Dan lain-lain yang bisa anda cari di search engine... Atau media yang mengupaskesehatan

Menurut penelitian, anti oksidan yang terkandung dalam teh rosella lebih tinggi dari pada kumis kucing yang sudah teruji secara klinis mampu meluruhkan batu ginjal. Melelui penelitian pula didapati 51 % antosianin dan 24 % anti oksidan dalam larutan 300 ml air yang diseduh dengan bunga rosella yang sudah dikeringkan. Antosianin dalam rosella dapat menghambat dan mematikan sel kanker darah merah atau leukemia.

Walau penelitian tersebut baru uji praklinis di laboratorium, karena belum ada pembuktian secara ilmiah mengenai efeknya secara langsung untuk manusia. Namun, secara tradisional sudah banyak warga masyarakat yang memanfaatkan bunga rosella untuk menurunka darah tinggi. Jika meminum seduhan bunga rosella secara teratur, maka kekakuan saraf dan ketegangan leher akibat hipertensi lama-kelamaan akan menghilang. Tubuh menjadi bugar dan nyenyak tidur. penggunaan bunga rosella untuk menurunkan tekanan darah tinggi telah diuji secara klinis di Teheran, Iran.

Menurut DEP.KES.RI.No.SPP.1065/35.15/05, setiap 100 gr rosella mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2. kandungan lainya adalah kalsium 486 mg, omega 3, Magnesium, beta karotin serta asam amino esensial seperti lysine dan agrinine. Bunga rosella juga kaya akan serat yang bagus untuk kesehatan saluran pencernaan.

Yang perlu Anda ingat, berhati-hatilah saat membeli bunga rosella kering. Anda relative mudah menjumpai bunga kering rosella, bahkan di pasar tradisionalpun Anda bisa mendapatkannya. Hindari mengkonsumsi bunga rosella kering yang warna merahnya telah memudar. Karena mungkin ada yang salah dalam proses pengeringan, pengemasan, ataupun penyimpanannya. Memudarnya warna merah bunga rosella kering berarti ‘pudar’ juga khasiat yang ada di dalamnya.

Simpan bunga rosella kering Anda di tempat yang terlindung, hindarkan dari kontak matahari secara langsung. Jika terjadi kontak dengan matahari secara langsung akan membuat antosianin terdegradasi, karena selain bermanfaat untuk kesehatan antosianinlah yang membuat warna merah pada bunga rosella.

*sumber :
http://www.tehmerah.com/khasiat-bunga-rosella/khasiat-bunga-rosella/khasiat-bunga-rosella.html
http://khasiatbuah.com/bunga-rosela.htm

Pemerintah Nagari Koto Gadang Perkuat Kelembagaan Tani

Rabu (4/2) Pemerintahan Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam melaksanakan pembinaan Kelompok Tani dan Perkumpulan Petani Pem...