Selasa, 04 Februari 2014

Teknik Perbanyakan Tanaman secara Vegetatif (Part 1 : Stek dan Cangkok)




By : ICHSAN KURNIAWAN,SP

1)             Stek
Stek adalah salah satu teknik perbanyakan vegetatif yang tekniknya dilakukan melalui pemotongan organ-organ tanaman misalnya akar, batang, maupun daun. Teknik ini cukup lumrah dilakukan dalam pebanyakan secara vegetatif. Teknik ini juga disebut cutting.
Dalam teknik ini, bagian tanaman yang dipotong yang distek, salah satu organ tanaman dipotong dan ditanam pada media pertanamanbeberapa komoditi yang cukup sering distek yakni yang tergolong hortikultura (buah-buahan dan bunga-bungaan) misalnya anggur (Vitis vinivera), markisa (Passiflora edulis), jeruk nipis (Citrus aurantifolia), apel (Malus sylvestris), vanili (Vanila planifolia), boungenville dan lain-lain.
Tahapan teknik yang dilakukan dalam stek tanaman ini adalah :
1)      kita tentu harus menyiapkan tempat/ wadah persemaian
2)      mengisi wadah dengan media berupa tanah atau campuran pasir dan humus dengan perbandingan 2:1 atau 3 : 1.
3)      Menentukan bagian tanaman yang akan distek (seperti telah dijelaskan di atas, misal batang, akar atau daun)
4)      Pemilihan organ tentu dilakukan dengan memilih bagian organ misalnya cabang taniman yang bebas dari penyakit.
5)      potong cabang yang telah ditentukan tadi panjangnya berkisar 10-20 cm tergantung panjang ruasnya dan dapat disertakan dengan helaian daun pada ruas yang tidak terlalu banyak jumlahnya. Potongan bagian bawah diruncingkandemi memperluas tempat tumbuhnya akar.
6)      potongan-potongan atau ruas tanaman tadi sudah dapat ditancapkan pada wadah persemaian yang telah disediakan tadi dan wadah tersebut dapatditutup dengan plastik bening demi menjaga kelembaban di sekitar persemaian.
2).     Cangkok
Teknik cangkok (layerage) atau ada juga yang menyebut air layerage dilakukan untuk memperbanyak umumnya tanaman buah dan hias. Tanaman yang biasa dicangkok umumnya tidak dapat/ sulit dilakukan dengan stek atau perbanyakan generatif karena faktor kondisi percabangan atau faktor lain yang membuat tanaman tersebut sulit untuk distek misalnya seperti mangga (Mangifera indica),  sukun (Artocarpus communis), alpukat (Persea americana) dan lain-lain.
Teknik cangkok dapat dilakukan melalui step berikut:


1) Seperti teknik perbanyakan vegetatif lain tujuannya yakni mendapatkan sifat unggul suatu tanaman misal rasa manis atau buah besar/ lebat, maka yang pertama dilakukan adalah memilih tanaman yang tentu memiliki sifatkhas/ unggul

2) Memilih cabang yang masih sehat dan tidak terlalu tua.
3) Buatlah keratan dengan panjang antara 3-5 cm tergantung besarnya diameter cabang. Keratan ini diharapkan untuk dapat melepaskan lapisan kambium yang melekat pada cabang.
4) Lepaslah kambium dan kemudian tutup bagian cabang tersebut dengan media yang berupa bubuk sabut kelapa yang telah disiapkan sebagai wadah dengan isi media tanam berupa campuran pupuk kandang/ kompos

6) Rungkus media c.rngkokan dengan sabut kelapa, ijuk, atau plastic yang dilubangi.
7) Basahilah cangkokan tersgb11t1ia p hari dengan air agar tetap lembab.
8) Biarkan beberapa n'aktu l.rmanva sampai terlihat adanya pertumbuhan akar di sekitar tanah penutup luka cabang tanamin yang dicangkok tersebut.
9) Potonglah cabang tadi di sebelah barvah keratan atau akar untuk di tanam terpisah dari induknva.