Rabu, 01 Mei 2013

Planting trees is a Renewable Source of Hasanat

Anas also reported that the Prophet said, "If a Muslim plants a tree or sows seeds, and then a bird, or a person or an animal eats from it, it is regarded as a charitable gift (sadaqah) for him." (Bukhari)

Link : Onislam.net

The Hour is Established to Plant It

Anas (May Allah be pleased with him) reported that the Prophet (peace and blessings be upon him) said, “If the Hour (the day of Resurrection) is about to be established and one of you was holding a palm shoot, let him take advantage of even one second before the Hour is established to plant it.” (Authinticated by Al-Albani)

Link : onislam

Hadist Tentang Penghuni Surga yang Bercocok Tanam


Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam : "Pada suatu hari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bercerita dan disampingnya ada seorang lelaki dari penduduk kampung, bahwasanya seorang lelaki dari penghuni sorga, minta izin kepada Tuhannya untuk bercocok tanam. Tuhan berfirman : "Tidakkah kamu mendapati apa yang kamu inginkan ?" Ia menjawab : "Ya, akan tetapi saya senang bercocok tanam," maka dia bersegera dan menyemai dan sangat cepat tumbuhnya ujung, tegak dan panennya tumbuh-tumbuhan itu, dan digulungnya seperti gunung. Lalu Allah Yang Maha Tinggi berfirman : "Ambillah wahai anak Adam, sesungguhnya kamu tidak dikenyangkan oleh sesuatu". Maka berkatalah orang dusun itu : "Wahai Rasulullah, engkau tidak mendapati orang ini kecuali orang-orang Quraisy atau or­ang-orang Anshar. Sesungguhnya mereka itu pemilik tanaman. Adapun kami bukanlah pemilik tanaman". Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam tertawa. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).

(Ilustrasi : http://www.masuk-islam.com/gambaran-surga-dan-ciri-wanita-ahli-surga.html)



Link Sumber : Kumpulan Hadist-Qudsi

Perumpamaan Ilmu dan Proses Pertumbuhan Tanaman

Dari Abi Musa Radhiallahu Anhu, dia berkata Nabi Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, “Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan, yang oleh karena itu Allah mengutus aku untuk menyampaikanya, seperti hujan lebat jatuh ke bumi; bumi itu ada yang subur, menyerap air, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput-rumput yang banyak. Ada pula yang keras tidak menyerap air sehingga tergenang, maka Allah memberi manfaat dengan hal itu kepada manusia. Mereka dapat minum dan memberi minum (binatang ternak dan sebagainya), dan untuk bercocok tanam. Ada pula hujan yang jatuh kebagian lain, yaitu di atas tanah yang tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan rumput. Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama, yang mau memanfaatkan sesuatu yang oleh karena itu Allah mengutus aku menyampaikannya, dipelajarinya dan diajarkannya. Begitu pula perumpamaan orang yang tidak mau memikirkan dan mengambil peduli dengan petunjuk Allah, yang aku diutus untuk menyampaikannya.

Link Sumber : Kitab Riyadushalihin

Tentang Kebun Kurma yang Terus Berbuah

Kalangan sahabat sudah biasa dan sering kali mengatakan Rasulullah saw. memprbanyak makanan sedikit menjadi banyak tanpa menambah sedikitpun. Inimerupakan salah satu diantara mukjizat beliau. Pernah juga jari beliau mengucurkan air yang kemudian dipakai oleh para sahabat untuk berwudhu. Dan salah satu lagi kelebiha beliau adalah menjadikan buah kurma yang dipetik tidak kunjung habis. Kejadiannya adalah sebagai berikut.

Peristiwa ini dikishkan oleh Bukhari dari Jabir, ia berkata," sewaktu bapaku meninggal, iamasih mempunyai utang yang banyak". Kemudian aku mendatangi Rasulullah untuk melaporkan kepada beliau mengenai utang yang ditinggalkan bapakku kepadaku.

Aku berkata kepada Rasulullah," ya Rasulullah, bapakku telah meninggalkan banyak hutang, aku sendiri sudah tidak mempunyai apa-apa lagi kecuali yang keluar dari pohon kurma. Akan tetapi pohon kurma itu sudah dua tahun tidak berbuah". Hal ini sengaja aku sampaikan kepada Rasulullah agar orang yang memiliki piutang tersebut tidak berbuat buruk kepadaku.

Kemudian Rasulullah langsung mengajakku ke kebun kurmaku. Sesampainya disana beliau langsung berdoa. Setelah itu beliau duduk seraya berkata kepadaku,"ambillah buahnya". Mendengar perintah Rasulullah saw. tersebut, aku langsung memanjat pohon itu untuk memetik kurma yang tiba-tiba berbuah. Buah kurma itu aku petik sampai cukup jumlahnya untuk menutupi utang bapakku, bahkan sampai lebih. Dan kelebihannya sebanyak yang aku pakai untuk membayar hutang .

Kejadian diatas sangat spektakuler dan fantastis sekali. Pohon kurma yang tidak berbuah tiba-tiba langsung berbuah seketika, dapat diambil buahnya dan tidak kunjung habis pula. Disnilah kemukjizatan Rasulullah saw yang tidak akan mampu dimiliki oleh manusia biasa.

Mustahil memang, tetapi pohon kurma yang sudah dua tahun tidak berbuah itu, tiba-tiba berbuah dengan seketika dan dapat dipetik dengan tak kunjung habisnya. Hanya keimanan yang bisa menjawabnya. Sebab sesuatu yang mustahil dalam pandangan manusia bisa saja terjadi bila Allah menghendaki. Tetapi ini adalah kenyataan yang menjadi mukjizat Rasulullah saw. (Link Sumber : Web Blog Abim

Hadist Tentang Mendapatkan Pahala dari Menanam

Menanam tanaman sesungguhnya merupakan pekjerjaan yang mulia. Berikut petikan hadist yang berbunyi : Dari Anas ra bahwa Rasulullah berkata (bersabda),"seorang muslim yang menanam pohon atau tanaman atau binatang maka orang yang menanam itu mendapat pahala"

Oleh karena itu, mari kita menanamkan kemuliaan menanam dalam diri kita. Semoga apa yang kita mendatangkan manfaat bagi kita dan lingkungan karena sesungguhnya sebaik dan semulia suatu pekerjaan adalah pekerjaan yang mendatangkan manfaat bagi orang lain/ lingkungan.

Do'a Ketika Melihat Tanaman Berbuah

Adakah do'a ketika melihat tanaman berbuah? Inilah do'anya.
Allaahumma baarik lanaa fii tsamaarinaa wa baariklana fii sho'ina .
Artinya:
"Ya Allah, berilah keberkahan pada tanaman kami, berkatilah apa yang ada di negeri kami dan berkatilah kesukaan kami" 


Sumber : Web Blog