Jumat, 24 Februari 2012

Khasiat Jus Mengkudu

Senyawa-senyawa Terpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh. Zat-zat terpen membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh.

Zat Anti-bakteri
Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri. Zat­-zat yang terdapat di dalam buah mengkudu telah terbukti menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Staphylo­coccus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.

Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (pathogen), yaitu: Salmonella dan Shigella. Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah mengkudu mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.

Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai basil samping proses metabolisme, yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam pada buah mengkudu.

Nutrisi
Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun mengkudu. Selenium adalah salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada mengkudu dan merupakan antioksidan yang hebat.

Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah mengkudu. Zat­-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia.

Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium, sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.

Zat Anti-kanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan zat-zat anti­kanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel­sel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan, Ternyata zat anti kanker pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.

Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan-­bahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16,000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat­-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan mengalami gangguan kesehatan.

Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.
Zat Pewarna
Kulit akar tanaman mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama morindon dan morindin.

Sumber

Pembuatan Biskuit Ubi Jalar

Bahan :
Ubi 200 g, terigu 200 g, mentega 60 g, baking powder 1 sdt, gula halus 2 sdm, susu kental manis 1/4 gelas.

Peralatan :
Baskom plastik, pengaduk, oven, loyang, kompor.

Pengolahan :
1. Ubi direbus kemudian dihaluskan.
2. Campurkan terigu, baking powder, ubi dan mentega cair. aduk, lalu uleni adonan hingga halus.
3. Masukan gula halus dan susu pada adonan tadi, aduk lagi hingga adonan rata. Jika masih lengket beri terigu sedikit demi sedikit.
4. Adonan dibentuk/dicetak sesuai selera. atur di dalam loyang yang sudah diolesi mentega.
5. Panggang dalam oven selama 15 menit.
6. Keluarkan dari oven dan dinginkan.
7. Biskuit siap dikemas.

Sumber

Pembuatan Bubuk Sari Buah jeruk

Bahan :
Buah jeruk segar, air bersih, kaporit, tepung gula, flavor jeruk.

Peralatan :
Pisau, panci/waskom, bak porselin, alat pencuci/spray wash, pemeras bergerigi, mesin pengepres, saringan kasar, nampan tahan karat, ruang hampa udara, lemari pendingin, lemari pengering, alat penggiling, penyaring halus, plastik.

Pengolahan :
1. Buah jeruk disortir.
2. Buah jeruk direndam dalam air yang mengandung kaporit 2 gr per m3 selama 30 menit.
3. Buah jeruk yang telah direndam dicuci dg menggunakan air yang mengalir agar sisa kaporit dan kotoran yang melekat pada kulit terbuang.
4. Kemudian buah dibelah dua dan diperes dengan menggunakan alat pemeras.
5. Sari buah dicampur dengan air masak perbandingan 1 : 1.
6. Sari buah dituang dalam nampan untuk diuapkan. Penguapan dilakukan dalam ruang dingin hampa udara yang bertekanan 15 kg/cm2 atau 15 atm, dengan titik didih penyulingan antara 35-45 derajat celcius.
7. Sari buah yang pekat selanjutnya didinginkan dan dibiarkan mengendap dalam ruang pendingin dengan suhu 0 derajat celcius selama 3 hari.
8. Sari buah diambil dan endapan kotor dipisahka.
9. Sari buah bening selanjutnya dituang lagi diatas nampan dan disuling kembali dalam ruang hampa udara.
10. Selanjutnya diendapkan kembali dalam ruang pendingin selama 3 hari di ruang pendingin dan endapannya dipisahkan.
11. Cairan kental yang telah bersih selanjutnya didinginkan dalam almari pendingin yang bersuhu 5 derajat celcius selama 3 hari. kemudian diuapkan dalam lemari pengering pada suhu sekitar 50 derajat celcius.
12. Padatan yang terbentuk dihancurkan dengan menggunakan mesin penggiling.
13. Hasil gilingan diayak untuk mendapatkan ukuran yang seragam.
14. Sari jeruk dicampur dengan gula dan flavor jeruk kemudian dikemas dalam wadah steril.

Link sumbernya di sini

Nugget Jamur

Bahan :
Jamur 1kg, 300 g roti tawar, susu cair 500 ml, bawang bombay 150 g, margarin 4 sdm, kuning telur 4 butir, tepung panir 300 g, putih telur 4 butir, minyak goreng 1 kg, bawang putih 4 siung, merica 1 sdt, garam 1 sdm.

Peralatan :
Panci, loyang, plastik tahan panas, kertas aluminium, pengaduk, wadah plastik, dandang, wajan, susuk, serok, penghalus bumbu, cobek, pisau, sendok, penjepit.

Pengolahan :
1. Rendam roti tawar dalam air susu, kemudian haluskan dengan sendok.
2. Bawang bombay di cincang halus kemudian ditumis dengan margarin.
3. Campurkan no 1 dan no 2.
4. Jamur digiling kemudian dicampur dengan campuran 1 dan 2, kuning telur, bumbu halus, aduk rata.
5. Masukan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi margarin, ratakan, kukus selama 30 menit.
6. Setelah dingin, potong sesuai selera.
7. celupkan potongan tadi kedalam putih telur, gulingkan dalam tepung panir.
8. Goreng di atas api kecil.
9. Nugget siap dikemas.

Link Sumbernya di sini

Dendeng Jantung Pisang Plus Mujair

Bahan :
Jantung pisang siam/klutuk, ikan mujair, gula merah, gula putih, bawang merah, bawang putih, asam jawa, ketumbar, lengkuas, garam

Peralatan :
Timbangan, baskom, ember, panci, rak penjemur, nyiru, talenan, pisau,

Pengolahan :
1. Jantung pisang dibuang kelopak terluarnya (3-4 lembar), lalu dicuci bersih.
2. Jantung pisang diiris tipis searah serat jantung pisangnya.
3. Rebus jantung pisang dalam air mendidih selama 45 menit.
4. Tumbuk jantung pisang sampai halus.
5. Ikan mujair disiangi dan diambil dagingnya, lalu dihaluskan kemudian dicampur dengan jantung pisang.
6. Bumbu dihaluskan kemudian dicampurkan ke dalam adonan jantung pisang.
7. Adonan di cetak di atas alas plastik membentuk lembaran setebal 3 mm.
8. Hasil cetakan dijemur hingga kering.
9. Setelah kering kemudian digoreng selama 3 menit.
10. Dendeng jantung pisang ditiriskan dan siap dikemas.

Sirup Jahe

Bahan :
Jahe segar, gula pasir, kayu manis, sereh, putih telur, garam, air bersih.
Sumber Gambar

Peralatan :
Ember, bak pencuci botol kemasan, jam, gelas ukur, timbangan, panci, mangkok kocokan, alat pemarut, sendok, kain saring, kompor, botol, tutup botol, karet perapat, plastik segel, corong, pisau dapur, alat pemasang tutup botol.

Pengolahan :
1. Jahe segar dicuci dengan air bersih berulang kali sampai semua kotoran lepas.
2. Parut jahe dengan menggunakan parutan manual atau parutan listrik.
3. Hasil parutan di peras untuk mendapatkan sari jahe.
4. Rebus bubuk kayu manis, sereh, dan garam.
5. Kocok putih telur, tambahkan segelas sari jahe, aduk rata. Hasil kecokan tersebut dituang ke dalam sisa sari jahe.
6. Jika rebusan bumbu telah mendidih, campurkan sari jahe yang telah ditambah putih telur. Biarkan adonan mendidih selama 15 menit. Buang buih yang timbul dengan menggunakan saringan.
7. Larutan jahe dan bumbu disaring dengan saringan tepung. Selanjutnya disaring ulang dengan menggunakan kain saring.
8. Larutan yang tersaring dipanaskan lagi dan ditambah gula pasir sampai semua gula larut dan mendidih.
9. Masukan larutan dalam keadaan panas ke dalam botol yang telah disterilisasi kemudian tutup dengan alat penutup botol.
10. Botol yang telah berisi sirup direndam dalam air mendidih selama 30 menit.
11. Setelah dingin botol dibeli label dan tutupnya disegel.

Sumber

Sirup Belimbing

Bahan :
Buah belimbing, gula pasir, putih telur, air bersih.

Peralatan :
Ember, bak pencuci botol kemasan, jam, gelas ukur, timbangan, panci, mangkok kocokan, blender, pisau, talenan, pengaduk kayu, sendok, kain, penyaring, kompor, botol, tutup botol, karet perapat, plastik segel, dandang, corong, alat pemasang tutup botol.

Pengolahan :
1. Buah belimbing yang telah masak dicuci dengan menggunakan air bersih, kemudian dihancurkan dengan menggunakan blender.
2. Bubur buah belimbing diperas untuk mengambil sarinya kemudian disaring untuk memisahkan ampasnya.
3. Kocok putih telur, campurkan dengan 1/2 sari belimbing tadi. setelah tercampur rata dicampur kembali dengan sisa sari buah belimbing.
4. Rebus sari buah di atas kompor, tambahkan gula pasir sambil diaduk-aduk sampai semua gula larut. buang buih yang timbul dipermukaan larutan.
5. Diamkan larutan selama 24 jam.
6. Setelah itu, sirup disaring dengan menggunakan kain saring.
7. Panaskan kembali larutan sampai hampir mendidih kemudian masukan kedalam botol yang telah disterilisasi. Tutup botol dengan menggunakan alat penutup botol.
8. Panaskan botol di dalam air mendidih selama 30 menit. Setelah itu botol diangkat dan diletakan pada posisi terbalik selama 15 menit. Jika terjadi rembesan berarti tutup tidak rapat, maka harus diganti dan dipasteurisasi ulang.
9. Selanjutnya tutup diberi segel.

sumber

Kamis, 23 Februari 2012

Kripik Singkong

by Harapan Jaya

ditanampak tani
berjenis umbi umbi
dikupas sendiri
mesti potong tipis tipis

digorengmakijah
kusiapkan bumbu garam
terlihat menguning
itu tandanya sudah matang
kripik singkong (3x)


aku makan kamu makan pelan-pelan (endangnya koncinya kripiknya)
aku makan kamu makan pelan-pelan (endangnya koncinya kripiknya) 

sebungkusnya dua ribu
dijual mamak ijah
larisnya mak ijah, berjualan kripik singkong endang

Singkong dan Keju

by Kanan Lima

kau bilang cinta padaku (iya lah)
aku bilang pikir dulu (capek deh)
selera kita terlalu jauh berbeda (berbeda)
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
parfummu dari paris (aduh)
sepatumu dari itali (itali atau blok m nih)
kau bilang demi gengsi semua serba luar negeri
manakah mungkin mengikuti gayamu
yang penuh hura-hura
reff:
aku suka jaipong kau suka disko ow ow ow
aku suka singkong kau suka keju ow ow ow
aku dambakan seorang gadis yang sederhana
aku ini hanya anak singkong, aku hanya anak singkong
parfummu dari paris, sepatumu dari itali
kau bilang demi gengsi semua serba luar negeri
manakah mungkin mengikuti gayamu
yang penuh hura-hura, yang penuh hura-hura
repeat reff
aku hanya anak singkong, aku hanya anak singkong

Menanam Jagung

cipt : Ibu Sud

Ayo kawan kita bersama
Menanam jagung di kebun kita
Ambil cangkulmu ambil pangkurmu
Kita bekerja tak jemu-jemu
Cangkul cangkul cangkul yang dalam
Tanah yang longgar jagung kutanam
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Beri pupuk supaya subur
Tanamkan benih dengan teratur
Jagungnya besar lebat buahnya
Tentu berguna bagi semua
Cangkul cangkul aku gembira
Menanam jagung di kebun kita

Jumat, 17 Februari 2012

Pecinta Alam

by Ritta Rubby Hartland

Pendaki gunung, sahabat alam sejati
Jaketmu penuh lambang, lambang kegagahan
memploklamirkan dirimu pecinta alam
sementara maknanya belum kau miliki
Ketika aku daki dari gunung ke gunung
Disana ku temui kejanggalan makna
Banyak pepohonan merintih kepedihan
Dikuliti pisaumu yang tak pernah diam
Batu batu cadas merintih kesakitan
ditikam belatimu yang bermata ayal
hanya untuk mengumumkan pada khalayak
bahwa disana ada kibar bendera mu
Oh alam, korban keangkuhan
Maafkan mereka yang tak mengerti arti kehidupan

Pohon Hidup Memakan Benda di Sekelilingnya

Tumbuhan termasuk pohon, termasuk mahluk hidup. Hanya saja kita tidak tahu bahwa ada beberapa jenis pohon hidup yang memakan benda di sekilingnya.

Cahaya Lentera: berbagi cerita menarik, fenomena, mitos, rekor dunia, serba serbi, hot info, kontroversi, penemuan baru, tehnologi dan kejadian aneh lainnya di sekitar kita.

Mungkin ini bisa dijadikan pelajaran buat kita semua, agar tidak menaruh benda di dekat pohon kalau tidak ingin pohon tersebut memakannya.

pohon hidup makan benda sekitar

pohon hidup makan benda sekitar

pohon hidup makan benda sekitar

pohon hidup makan benda sekitar

pohon hidup makan benda sekitar

pohon hidup makan benda sekitar

pohon hidup makan benda sekitar

Tapi ga usah takut, biasanya proses ini butuh waktu antara 10 – 20 tahun.

Link artikel ini:

Sumber: dailymail.co.uk

Gitar Raksasa Terbuat dari 7000 Pohon


Seorang petani asal Argentina telah membuat sebuah gitar raksasadari 7000 pohon cemara dan pohon kayu putih untuk mengenang mendiang istrinya.
Cahaya Lentera: berbagi cerita menarik, fenomena, mitos, rekor dunia, serba serbi, hot info, kontroversi, penemuan baru, tehnologi dan kejadian aneh lainnya di sekitar kita.

Adalah seorang anak petani bernama Pedro Martin Ureta yang bertemu Graciela Yraizoz di tahun 1960. Mereka jatuh hati dan akhirnya menikah di usia muda. Pasangan muda ini tampak berbahagia dan dikaruniai 5 orang anak. Kehidupan mereka selalu diiringi dengan bernyanyi bersama – keduanya menyukai alat musik gitar.

Di suatu sore Graciela menyampaikan keinginannya untuk merancang tanah pertanian mereka dalam bentuk sebuah
gitar. Namun Pedro hanya sekedar mengiyakan karena menganggap permintaan istrinya sekedar sebuah ungkapan keinginan (sumber: online.wsj.com)

Sayangnya Graciela tidak punya banyak waktu untuk menunggu keinginannya dikabulkan. Suatu hari di tahun 1977, Graciela semaput. Oleh dokter dia dinyatakan terkena aneurisma yang menyebabkan pemecahan saraf otak. Tak lama kemudian Graciela meninggalkan Pedro dan kelima anaknya untuk selamanya di usia yang cukup muda, 25 th.


Kepergian Graciela meninggalkan penyesalan teramat dalam bagi Pedro. Terlebih keinginannya untuk memiliki sebuah perkebunan berbentuk
gitar belum sempat dipenuhinya.

Beberapa tahun kemudian, Pedro berkonsultasi dengan beberapa ahli landscape untuk meminta ide membuat sebuah area perkebunan berbentuk gitar. Sayangnya tak satupun yang tertarik dengan ide ini. Tidak patah semangat, Pedro memutuskan untuk merancangnya sendiri.


“Aku menempatkan gitar kesayangan kami di atas meja kemudian memulai pengukuran,” kata Pedro menjelaskan bagaimana caranya dia bisa menciptakan sebuah rancangan landscape yang luar biasa.


Dibantu oleh kelima anaknya, akhirnya keluarga ini bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita mendiang istri dan ibu kesayangan mereka. Mulai dari memilih jenis pohon, jenis tanaman dan yang paling parah adalah bagaimana menjaga semua tanaman ini tetap hidup.


Seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka bisa menciptakan sebuah peternakan dengan desain
gitar raksasa yang dikelilingi oleh sekitar 7000 pohon cemara dan kayu putih.

Gitar Raksasa Terbuat dari 7000 Pohon
Gitar Raksasa Terbuat dari 7000 Pohon

Pedro bertemu dengan Maria de los Angeles Ponzi tahun 1990 yang kini menjadi istri keduanya. Dan kini keluarga ini hidup berbahagia di dalam sebuah gitar raksasa.

Link artikel ini: 

Mengenal 10 Turunan Pohon Ganja

Ganja adalah bahan psikotropika yang terlarang, jangankan memiliki, memakai saja pun salah di mata hukum. Semua orang tahu ganja adalah barang terlarang namun belum tentu semua orang tahu bentuk pohon ganja. Itulah yang menjadi pertanyaan saya selama ini, bagaimana membedakan pohon ganja dengan pohon biasa. Jadi sebenarnya seperti apakah pohon ganja tersebut? Sebenarnya banyak sekali jenis-jenis dari ganja, namun dalam postingan kali ini kita mengulas 10 turunan pohon ganja yang paling top:
1. Big Bud
blog-apa-aja.blogspot.com
Ini adalah jenis unggul pohon ganja, dengan daun lebat, lebih banyak juga ganja yang dihasilkan. Bisa tumbuh tinggi dan cocok dikembangkan indoor. Selain itu bunganya juga indah
2. Ice
blog-apa-aja.blogspot.com
Bentuknya mirip daun yang mengkristal, ini juga salah satu jenis pohon ganja yang terkenal, pernah memenangkan penghargaan Cannabis Cup tahun 1998
3. Skunk #1
blog-apa-aja.blogspot.com
Untuk jenis ini dibudidayakan khusus di dalam ruangan.
4. Northern Lights
blog-apa-aja.blogspot.com
Keunggulan ganja satu ini adalah mudah ditanam, mudah tumbuh di dalam ruangan, dan sekarang sedang diteliti manfaatnya untuk kesehatan.
5. New York City Diesel
blog-apa-aja.blogspot.com
Ganja satu ini tumbuh baik di dalam ruangan kecuali di iklim tropis, di dalam ruangan ganja ini bisa tumbuh setinggi 4 kaki, namun di luar ruangan bisa mencapai 12 kaki.
6. Lowryder
blog-apa-aja.blogspot.com
Lowryder termasuk pohon ganja berukuran mini sehingga bisa ditanam di pot, tingginya cuma 12 inchi. Pertumbuhannya pun cukup cepat, 2-3 minggu fase benih, dan 30-45 hari untuk berbunga. Dan yang paling penting ganja satu ini bisa beradaptasi dimana saja.RSS
7. Blueberry
blog-apa-aja.blogspot.com
Disebut blueberry karena menurut beberapa referensi dari internet, ketika pecandu menghirup ganja satu ini aromanya mirip blueberry, tumbuh bagus di luar ruang, namun butuh perawatan lebih.
8. AK-47
blog-apa-aja.blogspot.com
Kurang jelas kenapa disebut AK-47, mungkin berhubungan dengan aromanya, yang jelas ganja satu ini bisa tumbuh baik di dalam dan di luar ruangan.
9. Purple Power
blog-apa-aja.blogspot.com
Seperti semua keturunan ganja outdoor, Purple Power membutuhkan banyak matahari dan kehangatan, tetapi juga dapat tumbuh subur bahkan di cuaca kurang dapat diandalkan. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian lebih dari 6 kaki di rumah kaca dan iklim selatan sedangkan di daerah beriklim sedang Purple Power rata-rata tumbuh sekitar 5 kaki.

10. Afghan
blog-apa-aja.blogspot.com
Ketika mendekati saat-saat panen tanaman ini menyebarkan bau mirip bensin, kuncupnya sendiri berminyak. diluar efek memabukkan tanaman ini diketahui berkhasiat untuk meredakan insomnia dan nyeri kronis

Poppies Lane Memory

by SLANK


Saat ku berlindung dalam pelukan Mira
Langsung kukenal Dissa ..
Hampir ku tenggelam aarah senyum tawanya ..
Juga kukenal hay Corine ..
Baru terpesona liar sinar matanya ..
Tambah kukenal Petty
Lagi kuterbuai dalam kisah khayalnya ..
Ku tak sadarkan diri ..

coda:
Aku dibawa terbang ..
Ke alam mereka ..
Aku di bawa rabah ..
Di rumput hijau ..
Dalam imagi 5 dimensi
Kucumbu Joy..!!!

Rabu, 15 Februari 2012

Jumlah Spesies Tumbuhan (Flora) di Indonesia

Jumlah spesies tumbuhan atau flora di Indonesia amatlah banyak. Sebagai negara negara megadiversity, kekayaan jumlah spesies flora (tumbuhan) Indonesia tidak perlu diragukan. Diperkirakan di seluruh dunia terdapat 2 jutaan spesies tumbuhan yang telah dikenali dan 60 % dari jumlah tersebut terdapat di Indonesia.
Namun jumlah pasti berapa banyak tumbuhan di Indonesia hingga kini belum dapat ditentukan. Menurut Mustaid Siregar, Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan LIPI, meskipun Indonesia kaya akan keragaman flora, namun, saat ini baru ada 8.000 jenis yang sudah teridentifikasi. Jumlah tersebut diperkirakan baru 20 persen dari jumlah flora yang ada di Indonesia.

Padahal Indonesia tercatat sebagai negara dengan keanekaragam hayati tertinggi di dunia, termasuk dalam jumlah spesies tumbuhan. Beberapa fakta yang bisa saya sajikan di antaranya adalah:
  • 25% dari jumlah spesies tumbuhan berbunga yang ada di dunia terdapat di Indonesia. Jumlah ini setara dengan 20.000 spesies. Dan sekitar 40% di antaranya merupakan tumbuhan endemik atau asli Indonesia.
  • Indonesia memiliki sekitar 4.000 spesies Orchidaceae (anggrek-anggrekan).
  • Jumlah jenis tumbuhan berkayu dari famili Dipterocarpacea di Indonesia mencapai 386 spesies.
  • Jumlah jenis tumbuhan berkayu dari famili Myrtaceae (Eugenia) dan Moraceae (Ficus) mencapai 500 spesies.
  • Jumlah jenis tumbuhan berkayu dari famili Ericaceae mencapai 737 spesies.
  • Indonesia memiliki lebih dari 4.000 spesies paku-pakuan.
  • Jumlah jenis rotan di Indonesia mencapai 332 spesies.
  • Dari 1.200 spesies bambu yang tumbuh di bumi, 122 spesies di antaranya tumbuh di Indonesia.
  • Jumlah spesies pohon meranti (Dipterocarpaceae) di Indonesia terbanyak di dunia dengan ebih dari 400 spesies.
Pohon Kapur, salah satu pohon langka Indonesia
Tidak sedikit dari jumlah tumbuhan (flora) di Indonesia tersebut merupakan tumbuhan endemik Indonesia yang tidak dapat ditemukan di negara lain. Baca; Daftar Flora Endemik Indonesia; Daftar Tumbuhan Endemik Indonesia; dan Daftar Tanaman Endemik Indonesia.
Baru 20% yang teridentifikasi. Sayangnya meskipun Indonesia sangat kaya dengan ragam jenis tumbuhan, namun jumlah spesies yang telah dikenali dan teridentifikasi baru sekitar 20% saja. Ini artinya, masih terdapat 80-an persen jenis tumbuhan di Indonesia yang belum teridentifikasi.
Lantaran banyaknnya jenis tumbuhan Indonesia yang belum teridentifikasi menjadikan langkah konservasi terhadap berbagai jenis tumbuhan terasa kurang maksimal. Bahkan pemerintah hanya mampu menyebutkan 58 spesies tumbuhan saja dalam daftar tumbuhan yang dilindungi dalam Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1999. Padahal berdasarkan data IUCN Redlist, Indonesia memiliki sedikitnya 397 spesies tumbuhan yang terancam punah. Jumlah tumbuhan Indonesia yang terancam punah tersebut tergolongkan dalam 2 spesies dengan status Extinct In the Wild (Punah di Alam Liar), 115 jenis dengan status Critically Endangered (Kritis), 74 jenis tumbuhan berstatus Endangered (Terancam), dan 206 spesies tumbuhan dengan status Vulnerable (Rentan). Baca; Tanaman (Tumbuhan) Langka Indonesia yang Terancam Punah.
Kenyataan tentang jumlah spesies tumbuhan (flora) di Indonesia yang amat besar namun baru 20% saja yang telah teridentifikasi padahal memiliki tingkat keterancaman akan kepunahan yang tinggi seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk menggalakkan berbagai usaha penelitian dan konservasi flora Indonesia.
Peran Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang salah satunya sebagai pemegang kewenangan ilmiah dalam keanekaragaman hayati di Indonesia tampaknya perlu semakin ditingkatkan. Termasuk pemanfaatan dan penambahan jumlah Kebun Raya sebagai area khusus untuk mempermudah pelaksanaan berbagai penelitian dan konservasi tumbuhan.
Harapan kita semua sama; jangan sampai kita kehilangan berbagai spesies tumbuhan kita, apalagi tumbuhan-tumbuhan yang belum sempat kita kenali.

Referensi dan gambar:
  • sains.kompas.com/read/2011/11/30/18112181/Baru.20.Persen.Flora.yang.Teridentifikasi
  • cecep_kusmana.staff.ipb.ac.id/2010/06/15/potensi-flora-indonesia
  • www.iucnredlist.org

Perbedaan Rafflesia Arnoldii dan Bunga Bangkai


rafflesia arnoldii

Rafflesia arnoldii dan Bunga Bangkai (Amorphpophallus titanium) merupakan dua jenis tanaman yang berbeda. Meski oleh masyarakat terkadang kedua jenis tanaman ini dianggap sama bahkan saling tertukar. Saya sendiri sempat mendengar seorang guru Sekolah Dasar yang mengatakan di depan murid-muridnya bahwa bunga Bangkai adalah Rafflesia.
Memang Rafflesia dan Bunga Bangkai (Suweg Raksasa) sama-sama memiliki ukuran besar (raksasa) dan mengeluarkan bau yang busuk. Namun antara Raflesia dan Bungan Bangkai (Amorphpophallus titanium) memiliki perbedaan pada klasifikasi biologi, bentuk, warna, cara hidupnya, dan siklus hidupnya.
RAFFLESIA
Rafflesia adalah genus tumbuhan bunga parasit. Ia ditemukan di hutan hujan Indonesia oleh seorang pemandu dari Indonesia yang bekerja untuk Dr. Joseph Arnold tahun 1818, dan dinamai berdasarkan nama Thomas Stamford Raffles, pemimpin ekspedisi itu. Ia terdiri atas kira-kira 27 spesies (termasuk empat yang belum sepenuhnya diketahui cirinya seperti yang dikenali oleh Meijer 1997), semua spesiesnya ditemukan di Asia Tenggara, di semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatra, dan Filipina. Tumbuhan ini tidak memiliki batang, daun ataupun akar yang sesungguhnya.
Rafflesia merupakan endoparasit pada tumbuhan merambat dari genus Tetrastigma (famili Vitaceae), menyebarkan haustoriumnya yang mirip akar di dalam jaringan tumbuhan merambat itu. Satu-satunya bagian tumbuhan Rafflesia yang dapat dilihat di luar tumbuhan inangnya adalah bunga bermahkota lima. Pada beberapa spesies, seperti Rafflesia arnoldii, diameter bunganya mungkin lebih dari 100 cm, dan beratnya hingga 10 kg. Bahkan spesies terkecil, Rafflesia manillana, bunganya berdiameter 20 cm. Rafflesia yang banyak dikenal masyarakat adalah jenis rafflesia arnoldii. Jenis ini hanya tumbuh di hutan sumatera bagian selatan, terutama Bengkulu.
Ciri utama yang membedakan rafflesia dengan bunga bangkai secara awam adalah bentuknya yang melebar (bukan tinggi) dan berwarna merah. Ketika mekar, bunga ini bisa mencapai diameter sekitar 1 meter dan tinggi 50 cm. Bunga rafflesia tidak memiliki akar, tangkai, maupun daun. Bunganya memiliki 5 mahkota. Di dasar bunga yang berbentuk gentong terdapat benang sari atau putik, tergantung jenis kelamin bunga. keberadaan putik dan benang sari yang tidak dalam satu rumah membuat prosentase pembuahan yang dibantu oleh serangga lalat sangat kecil, karena belum tentu dua bunga berbeda kelamin tumbuh dalam waktu bersamaan di tempat yang berdekatan. Masa pertumbuhan bunga ini memakan waktu sampai 9 bulan, tetapi masa mekarnya hanya 5-7 hari. Setelah itu rafflesia akan layu dan mati.
Sampai saat ini Rafflesia tidak pernah berhasil dikembangbiakkan di luar habitat aslinya kecuali Rafflesia patma yang berhasil hidup da mekar di Kebun Raya Bogor dan apabila akar atau pohon inangnya mati, Raflesia akan ikut mati. Oleh karena itu Raflesia membutuhkan habitat hutan primer untuk dapat bertahan hidup.
Sedikit informasi, selama 200-an tahun tumbuh-tumbuhan dari genus Rafflesiaceae sulit diklasifikasikan karena karakteristik tubuh yang tidak umum. Berdasarkan penelitian DNA oleh para ahli botani di Universitas Harvard baru-baru ini, rafflesia dimasukkan ke dalam family Euphorbiaceae, satu keluarga dengan pohon karet dan singkong. Tapi hal ini masih belum terpublikasi dengan baik.
Beberapa jenis Rafflesia (di Indonesia); Rafflesia arnoldii (endemik di Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh), R. borneensis (Kalimantan), R. cilliata (Kalimantan Timur), R. horsfilldii (Jawa), R. patma (Nusa Kambangan dan Pangandaran), R. rochussenii (Jawa Barat), dan R. contleyi (Sumatra bagian timur).
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Malpighiales; Famili: Rafflesiaceae; Genus: Rafflesia;
BUNGA BANGKAI
Selain rafflesia, bunga raksasa lain yang dikenal masyarakat adalah bunga bangkai atau suweg raksasa Titan Arum (Amorphpophallus titanium). Jenis ini hanya endemik tumbuh di kawasan hutan di Sumatera.
Bunga-bangkaiBerbeda dengan rafflesia, bunga bangkai titan arum ini berwarna krem pada bagian luar dan pada bagian yang menjulang. Sedangkan mahkotanya berwarna merah ke-ungu-an. Sekilas bentuknya saat mekar terlihat seperti bunga terompet. Bila rafflesia hanya melebar, bunga bangkai tumbuh menjulang tinggi. Ketinggian bunga bangkai jenis amorphophallus titanium ini bisa mencapai sekitar 4 m dengan diameter sekitar 1,5 m.
Bunga bangkai ini termasuk tumbuhan dari suku talas-talasan (araceae). Merupakan tumbuhan dengan bunga majemuk terbesar di dunia. Berbeda dengan rafflesia yang tidak dapat tumbuh di daerah lain, bunga bangkai dapat di budi daya. bila rafflesia parasit pada tumbuhan rambat, bunga bangkai tumbuh di atas umbi sendiri.
Bunga ini mengalami 2 fase dalam hidupnya yang muncul secara bergantian dan terus menerus, yaitu fase vegetatif dan generatif. Pada fase vegetatif, di atas umbi akan muncul batang tunggal dan daun yang sekilas mirip dengan pohon pepaya. Tinggi pohonnya bisa mencapai 6 m. Setelah beberapa tahun, organ generatifnya akan layu kecuali umbinya. Apabila lingkungan mendukung, dan umbinya memenuhi syarat pohon ini akan digantikan dengan tumbuhnya bunga bangkai. Tumbuhnya bunga majemuk yang menggantikan pohon yang layu merupakan fase generatif tanaman ini.
Bunga baru bisa tumbuh bila umbinya memiliki berat minimal 4 kg. Bila cadangan makanan dalam umbi kurang atau belum mencapai berat 4 kg, maka pohon yang layu akan di gantikan oleh pohon baru.
Selain itu, bunga bangkai merupakan tumbuhan berumah satu dan protogini, dimana bunga betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya bunga jantan, sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri. Bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga ini, seperti pada rafflesia, berfungsi untuk menarik kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Setelah masa mekarnya (sekitar 7 hari) lewat, bunga bangkai akan layu. Dan akan kembali melewati siklusnya, kembali ke fase vegetatif, dimana akan tumbuh pohon baru di atas umbi bekas bunga bangkai.
Apabila selama masa mekarnya terjadi pembuahan, maka akan terbentuk buah-buah berwarna merah dengan biji pada bagian bekas pangkal bunga. Biji-biji ini bisa ditanam menjadi pohon pada fase vegetatif. Biji-biji inilah yang sekarang dibudidayakan.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Liliopsida; Ordo: Alismatales; Famili: Araceae; Genus: Amorphophallus; Spesies: A. titanum; Nama binomial: Amorphophallus titanum (Becc.) Becc. ex Arcang

Mengenal Kayu Andaleh, Khas Daerah Kita

oleh : 
URI SAMSURI
(Penyuluh Kehutanan Agam)
 
Pohon Andalas merupakan tanaman khas Sumatera Barat. Pohon dengan nama latin Morus macroura ini ditetapkan menjadi flora identitas bagi provinsi Sumatera Barat.
Pohon Andalas (Morus macroura) masih berkerabat dekat dengan pohon Murbei (Morus alba) yang biasa digunakan sebagai pakan ulat sutra (Bombyx mori). Tanaman yang disebut sebagai Himalayan Mulberry atau Sumatra Mulberry ini dalam bahasa daerah sering dinamai juga sebagai Kertau, Hole Tanduk, dan Andaleh. Sedangkan dalam bahasa ilmiah pohon yang menjadi maskot (flora identitas) Sumatera Barat ini dinamakan Morus macroura yang bersinonim dengan Morus laevigata.
Ditetapkannya pohon Andalas sebagai flora identitas Sumatera Barat mungkin tidak terlepas dari pemanfaatan kayu Andalas sebagai bahan pembangunan rumah adat di daerah Minangkabau. Sayangnya pohon ini mulai langka dan sulit ditemukan. Bahkan untuk memperoleh kayunya seringkali memerlukan perjalanan berhari-hari menuju lokasinya di hutan.

Diskripsi Pohon Andalas. Pohon Andalas mempunyai tinggi sekitar 40 meter dengan diameter batang mencapai 1 meter. Bentuk daun mirip daun murbai (Morus alba), seperti jantung namun permukaan daunnya sedikit kasar karena berbulu. Bagian tepi daunnya bergerigi. Tangkai daun maupun cabang Andalas juga berbulu, bulu-bulu tersebut bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit yang peka.
Buah Andalas pun mirip dengan buah murbai. Buahnya berbentuk majemuk, menggerombol berwarna hijau jika masih muda dan menjadi ungu kemerahan bila telah masak. Buahnya berair dan dapat dimakan dengan rasa asam-asam manis. Perbanyakan pohon ini bisa dengan cara stek.
Pohon Andalas (Morus macroura) tumbuh tersebar mulai dari India, China bagian selatan, Kamboja, Thailand, dan Indonesia. Di Indonesia tanaman ini hanya bisa ditemukan di Sumatera dan Jawa bagian barat.Habitat pohon Andalas terdapat di hutan-hutan dataran tinggi dengan curah hujan yang cukup banyak pada ketinggian antara 900-2.500 meter dpl.
Pohon yang ditetapkan sebagai tanaman khas (flora identitas) provinsi Sumatera barat ini terkenal sebagai kyu yang kuat, tahan serangga dan tidak mudah lekang oleh panas maupun lapuk oleh hujan. Oleh karenanya kayu Andalas sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan untuk rumah baik sebagai tiang, balok landasan rumah, papan dinding, maupun lantai. Selain itu kayunya juga kerap kali dipergunakan untuk pembuatan perabot rumah tangga.
Meskipun tidak termasuk dalam ‘daftar merah’ (red list) IUCN, tetapi di Indonesia (baik di Jawa maupun di Sumatera), tanaman ini mulai langka dan sulit ditemukan. Tentunya kita tidak menginginkan sebuah maskot provinsi akan menjadi punah.
Klasifikasi ilmiah: Kingdom: Plantae; Subkingdom: Tracheobionta; Super Divisi: Spermatophyta; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Sub Kelas: Dilleniidae; Ordo: Urticales; Famili: Moraceae; Genus: Morus; Spesies: Morus macroura Miq.
Referensi dan gambar:
  • www.plantamor.com/index.php?plant=868
  • www.proseanet.org/florakita/browser.php?docsid=848
  • commons.wikimedia.org/wiki/File:Mulberry1.jpg

Selasa, 14 Februari 2012

8 Jenis Tumbuhan Bernilai Ekonomi Tinggi


1. Koka 
Tumbuhan Koka atau nama dengan latin Erythroxy coca merupakan tanaman yang menjadi bahan baku pembuatan obat bius yang lebih lazim kita sebut dengan kokain. Kokaina adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokaina merupakan alkaloid. Tanaman koka sendiri berasal dari Amerika Selatan. Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif. 


2. Opium
Opium, atau candu adalah getah bahan baku narkotika yang diperoleh dari buah candu (Papaver somniferum L. atau P. paeoniflorum) yang belum matang.
Opium merupakan tanaman semusim yang hanya bisa dibudidayakan di pegunungan kawasan subtropis. Tinggi tanaman hanya sekitar satu meter. Daunnya jorong dengan tepi bergerigi. Bunga opium bertangkai panjang dan keluar dari ujung ranting. Satu tangkai hanya terdiri dari satu bunga dnegan kuntum bermahkota putih, ungu, dengan pangkal putih serta merah cerah. Bunga opium sangat indah hingga beberapa spesies Papaver lazim dijadikan tanaman hias. Buah opium berupa bulatan sebesar bola pingpong bewarna hijau.
Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfina bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfina antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfina juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfina menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien ketergantungan morfina juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.

3. white truffles
Mungkin di antara kita hanya sebagian kecil yang tahu bahwa di dunia ini ada sejenis jamur yang harga per ponnya (setara 0,5 kg) bisa mencapai 2.500 dolar AS atau sekitar Rp 17,5 juta. Dengan harganya yang “supermahal” itu, menjadikan jamur tersebut sebagai makanan termahal kedua setelah kaviar. Jamur ini disebut sebagai white truffles atau varian lain yang sedikit lebih murah dibawahnya, yaitu black truffles.

White truffle atau biasa juga disebut Alba Truffle berasal dari sebuah wilayah bernama Piedmont di Italia Utara. Jenis jamur ini juga bisa ditemukan di Kroasia, tepatnya di hutan Motovun di semenanjung Istria, sepanjang Sungai Mirna. 
 


4. Saffron
Kuma-kuma atau safron (saffron) adalah nama untuk rempah-rempah dari bunga Crocus sativus, sekaligus nama umum untuk tanaman Crocus sativus dari marga crocus famili Iridaceae.
Bunga kuma-kuma memiliki tiga kepala putik (stigma) yang terletak distal terhadap daun buah. Bagian tangkai putik, yang menghubungkan stigma dengan bagian bunga paling dalam, sering dikeringkan dan disebut safron yang dipakai sebagai bumbu masakan dan bahan pewarna.
Tanaman kuma-kuma berasal dari Asia Barat Daya, dan safron bertahan sebagai komoditas rempah menurut timbangan berat yang termahal di dunia selama beberapa dekade. Tanaman ini pertama kali dibudidayakan di sekitar Yunani.
Safron memiliki rasa khas sedikit pahit dan berbau harum seperti iodoform atau rumput kering yang disebabkan zat kimia bernama picrocrocin dan safranal. Safron mengandung crocin, salah satu bahan pewarna karotenoid yang membuat makanan menjadi kuning keemasan. Warna kuning terang safron menjadikannya sebagai rempah-rempah yang paling banyak dicari orang di dunia. Dalam pengobatan tradisional, safron digunakan sebagai obat berbagai macam penyakit.
Dalam bahasa Melayu, safron disebut koma-koma dan merupakan bumbu yang membuat nasi briyani (nasi beryani) menjadi berwarna kuning. Dalam bahasa Arab, safron ini disebut Za'faran (زَعْفَرَان), yang berasal dari kata aṣfar (أَصْفَر) yang berarti "kuning". Dalam bahasa Inggris ditulis sebagai saffron, diambil dari bahasa Perancis Kuna safran yang berasal dari bahasa Latin safranum.

5. Zaitun
Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.
Banyak manfaat dari pohon zaitun ini. Selain buahnya yang enak, kayu dari pohon zaitun juga sangat bagus, keras dan indah. Selain untuk dimakan buah zaitun juga digunakan sebagai penyedap makanan. Apabila diperas buahnya, kita dapat memperoleh minyaknya. Minyak ini dapat digunakan sebagai bumbu salad dan belakangan banyak digunakan untuk bahan kosmetik yang dapat menjaga kelembaban dan kekencangan kulit sehingga diyakini dapat menjadikan kulit awet muda. 


6. Ginseng
Ginseng (Panax) adalah sejenis terna berkhasiat obat yang termasuk dalam suku Araliaceae. Ginseng tumbuh di wilayah belahan bumi utara terutama di Siberia, Manchuria, Korea, dan Amerika Serikat. Jenis ginseng tropis dapat ditemukan di Vietnam, yaitu Panax vietnamensis. Nama "ginseng" diambil dari bahasa Inggris, yang dibaca mengikuti lafal bahasa Kanton, jên shên, yang dalam bahasa Mandarin dibaca "ren shen", yang berarti duplikat manusia, karena bentuk akarnya yang kerap menyerupai manusia.
Ginseng sering kali digunakan dalam pengobatan tradisional. Akar tanaman ini dapat memperbaiki aliran dan meningkatkan produksi sel darah merah, serta membantu pemulihan dari penyakit. 


7.  Ganja 
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang. 


8. Nilam 
Nilam (Pogostemon cablin Benth.) adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan sama (minyak nilam). Dalam perdagangan internasional, minyak nilam dikenal sebagai minyak patchouli (dari bahasa Tamil patchai (hijau) dan ellai (daun), karena minyaknya disuling dari daun). Aroma minyak nilam dikenal 'berat' dan 'kuat' dan telah berabad-abad digunakan sebagai wangi-wangian (parfum) dan bahan dupa atau setanggi pada tradisi timur. Harga jual minyak nilam termasuk yang tertinggi apabila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya.
Tumbuhan nilam berupa semak yang bisa mencapai satu meter. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembab. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bunganya menyebarkan bau wangi yang kuat. Bijinya kecil. Perbanyakan biasanya dilakukan secara vegetatif.


Water

by /rif


feel you, flowing in my soul,
reach you, to fill up my life,
I want you, to make all things better,
I need you, to keep my eternal life,

your power endures my life,
your confession flowing through my soul,
feeling your space, with your mysteries hidden,
in your deep... in your deep... in your dark

life is waht you have given,
so many thing hiding in your soul
and no one will ever know,
you're so deep and you're so dark

what is so deep in you,
'till no one can reach you,
feeling your space, with your mysteries hidden,
in your deep... in your deep... in your dark

Tanah

by /rif


Panas ragaku
keringnya jiwaku
Ingin kuteriak
namun ku tak mampu

Adakah yang kan tumbuh
di sela tubuhku?
Tolonglah aku!
sejukkan diriku

Dimana kan ku dapat
satu tetes saja
Dari berjuta juta harapan
Sederhana kuminta
satu titik saja
dari yang t'lah ada

Lewat waktuku
jalani hariku
lalu tanpa arti
kankah terus begini

Larantuka

by SAS (dipopulerkan kembali oleh Boomerang)


Oh...oh Larantuka
oh...oh Larantuka
Di ujung timur Flores
ada bencana gempa
Tanah gerak
bumi bergoncang retak
Oh...Larantuka

Derita hamba Tuhan
dalam kesengsaraan
manusia di hamparan musibah
Oh...oh Larantuka
oh...oh Larantuka

Jerit dan tangis menggema
sawah ladang dan pertanian
Rumah dan kampung halaman
serta harta benda
semua hancur termakan gempa
Oh...Larantuka
Larantuka...

Oh...oh...Larantuka
kumohonkan pada Mu
Tuhan Pencipta Alam,
limpahkanlah kasih cinta
abadi...

Oh...oh...Larantuka oh...
oh...Larantuka

Mengenal Tanaman Trembesi

oleh : ICHSAN KURNIAWAN,SP

Kabupaten Agam akhir-akhir ini fokus dalam penanaman tanaman kayu-kayuan dalam rangka mewujudkan kelestarian alam dengan metode konservasi. Penanaman beragam pohon digiatkan demi memberikan motivasi kepada masyarakat. Selain demi tujuan kelestarian, beberapa pohon juga dapat menjadi tonggak perekonomian bagi anak cucu nanti. Salah satu jenis tanaman pepohonan yang ditanam yakni Trembesi yang mungkin bagi sebagian masyarakat agak asing. Berikut profil singkat si "Rain Tree".

Samanea saman yang sering disebut dengan Trembesi (Rain tree) merupakan tanaman pelindung yang mempunyai banyak manfaat. Rain Tree dapat bertahan 2-4 bulan atau lebih lama di daerah yang mempunyai curah hujan 40 mm/tahun (Dry season) atau bahkan dapat hidup lebih lama tergantung usia, ukuran pohon, temperatur dan tanah. Rain Tree juga dapat hidup di daerah dengan temperatur 20-300C, maksimum temperatur 25-380C, minimum 18-200C, temperatur minimum yang dapat ditoleransi 80C.

Di india tanaman ini disebut Enterolobium, Pithecolobium di Puerto Rico dan Samanea di Ghana. Tanaman peneduh hujan ini akan tumbuh 15-25 m (50-80 ft) di tempat terbuka dengan diameter kanopi (payung) lebih besar dari tingginya. Salah satu penggunaan penting Rain tree di Pasifik dan Amerika Latin adalah sebagai pohon berteduh yang biasanya ada di taman, pinggir jalan, lahan pertanian, dan padang rumput. 
Di Walt Disney “Swiss Family Robinson” dibangun sebuah rumah pohon di atas Rain Tree yang tinggi pohonnya mencapai 60 m dan dimater kanopinya 80 m. Di Malagays, Rain Tree tumbuh menjadi tanaman pelindung untuk kakao, kopi, patchouly dan vanila. Pemanfaatan Rain Tree di Indonesia hanya digunakan sebagai pala, pengganti kecambah, pelindung jalan, dan hutan kota. Padahal pemanfaatan Rain Tree bisa lebih luas. Kayu Rain Tree bisa dikembangkan sebagai kayu industri atau komersial yang mempunyai karakteristik tekstur kayu yang lebih lembut, terang dan kuat. Rain Tree dapat digunakan untuk furniture, bahan dasar kerajinan mangkok, dan hiasan untuk interior rumah. 

Berdasarkan penelitian Hartwell (1967-1971) di Venezuela, akar Rain Tree dapat digunakan sebagai obat tambahan saat mandi air hangat untuk mencegah kanker. Ekstrak daun Rain Tree dapat menghambat pertumbuhan mikrobakterium Tuberculosis (Perry, 1980) yang dapat menyebabkan sakit perut. Rain Tree juga dapat digunakan sebagai obat flu, sakit kepala dan penyakit usus (Duke and Wain, 1981)
Perkembangbiakan Rain Tree dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu pembibitan (metode yang biasanya digunakan), pemotongan dahan, ranting, batang dengan cara pencangkokan. Proses pembibitan untuk skala besar dapat menggunakan biji Rain Tree dengan cara :

  1. pembibitan biji tanpa perlakuan
perkecambahan biji akan tumbuh dengan baik sekitar 36-50% tanpa perlakuan. Perkecambahan biji yang tidak diperlakuan akan tumbuh di tahun pertama penyimpanan biji (Seed Storage)
  1. pembibitan biji dengan perlakuan
pembibitan biji dapat dilakukan dengan memberi perlakuan tertentu pada biji Rain Tree untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat. Ada 2 macam perlakuan (yang penulis ketahui) untuk mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu :
memasukkan biji dalam air selama 1-2 menit dengan suhu 800C (1760F) dengan voluem air 5x lebih banyak dari volume biji, aduk biji kemudian keringkan. Rendam biji dalam air hangat dengan suhu 30-400 C (86-1040F )selama 24 jam. Metode ini akan membnatu perkecambahan biji 90-100%. (Craig and George, tanpa tahun). Skarifikasi biji (pengelupasan biji)akan tampak 3-5 hari setelah perlekuan dengan menyimpannya dalam tempat teduh dengan pemberian air yang konstan untuk membantu pertumbuhan biji. 

Biji sudah siap untuk ditanam setelah perkecambahan. Saat iru panjang kecambah 20-30m. Bibit yang mempunyai diameter >10mm dapat lebih bertahan dari air hujan. Perkiraan ukuran bibit saat penanaman yaitu ketika mempunyai tinggi sekitar 15-30 cm (6-12 inci) dengan panjang akar sekitar 10 cm (4 inci) dan panjnag batang mencapai 20 cm (8 inci). Diamtaer batang dari bibit harus mencapai 5-30mm. Penanaman ini dapat dilakukan di pasir (tempat pembibitan) atau di tanam di polybag yang berukuran 10×20 cm dengan komposisi 3:1:1 (tanah:pasir:kompos). 

Perawatan bibit diperlukan untuk menjaga bibit agar bisa tumbuh besar terutama dari serangan hama dan terpaan angin. Perawatan ini dilakukan sampai Rain Tree menjadi lebih tinggi dan siap untuk melindungi.

Studi Literatur:

Anonymous. Special profiles for pasific Island Agroforesty. www.traditionaltree.org
Source : James A. Duke.1983. Handbook of Energy Crops. Unpublished. Samanea saman (jacq.) Merr. Mimosaceae Rain tree. www.hort.purdue.edu
W. Staples, George and R.E, Craig, Samanea saman (Rain Tree). Tanpa Tahun. www.agroforesty.net